BOGOR – WARTA BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada ratusan bencana alam maupun non alam sepanjang bulan Januari hingga Juli 2024. Yang paling banyak sering terjadi yakni tanah longsor dan bangunan roboh.
“Tanah longsor 194 kejadian dan bangunan roboh 101 kejadian,” ujar Kepala BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh dalam keterangannya, Senin (12/8/2024).
Kemudian, ada pohon tumbang 77 kejadian, kebakaran 22 kejadian, banjir 18 kejadian, evakuasi hewan 9 kejadian, angin kencang 6 kejadian, dan SAR (Search and Rescue) 3 kejadian.
“Tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor,” sambungnya.
Sementara itu, bangunan rumah yang terdampak dari kejadian bencana ada 60 bangunan rusak berat, 87 bangunan rusak sedang, dan 104 bangunan rusak ringan. Dengan total KK yang terdampak mencapai 704 dari 2.209 jiwa.
“Total korban meninggal dunia 7 orang, luka berat 16 orang, dan luka ringan 20 orang,” jelasnya.
Sumber: okezone.com
WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…
BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…
BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut berpartisipasi dalam Kirab Merah Putih Kota…
BATANGHARI-WARTA BOGOR – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan demi tercapainya Swasembada Pangan Nasional secara…
BOGOR - WARTA BOGOR - Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama…
JABAR - WARTA BOGOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius di…