Kesehatan

Tangani Stunting, Polbangtan Kementan Bersama Dinas Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Lapangan Penanganan Stunting

BOGOR-WARTA BOGOR – Stunting atau gagal pertumbuhan anak karena kekurangan gizi telah melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bogor. Stunting diindikasikan oleh pertumbuhan tinggi dan berat badan yang belum sesuai dengan kondisi normal anak-anak sehat pada umumnya. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan Kabupaten Bogor.

Untuk mengatasi hal tersebut, diselenggarakan kegiatan Sekolah Lapangan (SL) Penanganan Stunting yang berkolaborasi dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melalui Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian Indonesia harus mengarah ke pertanian maju, mandiri, modern.

Advertisement

“Petani milenial mempunyai peran penting. Khususnya untuk kemajuan pembangunan pertanian saat ini. Karena, untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Dan tentunya itu bisa didapatkan dari bangku pendidikan vokasi,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa sekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

“Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” papar Dedi.

Advertisement

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi, mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.

Kegiatan Sekolah Lapangan Penanganan Stunting diselenggarakan di tiga desa yang tersebar di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Bogor. Kelompok sasaran adalah kelompok wanita tani yang berada di daerah yang terpilih. Ketiga desa tersebut adalah Desa Cibalung (Kecamatan Cijeruk), Desa Pasarean (Kecamatan Pamijahan), dan Desa Cogreg (Kecamatan Parung).
Rangkaian kegiatan adalah rembug tani yang dilaksanakan pekan lalu di lokasi KWT masing–masing.

Selanjutnya, adalah kegiatan sekolah lapangan yang berlangsung dalam 4 pertemuan, dan diakhiri oleh kegiatan Farmers’ Field Day (FFD) yang rencananya dilakukan akhir Agustus 2022.

Advertisement

Polbangtan Bogor selaku perguruan tinggi di bawah Kementan menyatakan siap berkontribusi melalui dosen–dosen yang memiliki jam terbang tinggi dalam ilmu penyuluhan dan teknis pertanian. Selain itu, Polbangtan Bogor juga menyediakan bahan pembelajaran Sekolah Lapangan berupa benih yang bermutu dan saprodi yang dibutuhkan oleh masing–masing KWT.

Pewarta: Annisa N. Ichniarsyah
Editor: Ardianinda Wisda

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Pintu KRL Jakarta Kota–Bogor Terbuka Saat Melaju, KAI Commuter Beri Penjelasan

JAKARTA-WARTA BOGOR — Sebuah video yang memperlihatkan pintu kereta rel listrik (KRL) rute Jakarta Kota–Bogor…

35 minutes ago

Viral: Konvoi Remaja Lawan Arus di Pakansari, Polres Bogor Tegaskan Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

BOGOR-WARTA BOGOR — Aksi nekat sekelompok remaja yang berkendara melawan arus di kawasan Bundaran Stadion…

18 hours ago
Advertisement

Tak Punya BPJS? Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Bantu Warga Berobat

JABAR - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan 86 rumah sakit…

19 hours ago

Kemensos dan BRIN Teken MoU, Tingkatkan Kualitas Sekolah Rakyat

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)…

2 days ago

Tanam Padi Pakai Metode Modern, Mentan Sebut Pendapatan Petani Bisa Rp16 Juta per Hektare per Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pendapatan petani padi berpotensi…

2 days ago

Ijazah Bukan Sekadar Bukti Kelulusan: Cermin Integritas, Etika, Dan Tanggung Jawab

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pembina LAZ Ummul Quro Bogor & Sekretaris PD Al Washliyah…

2 days ago