CIAWI BOGOR – WARTABOGOR.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan terwujudnya sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern mulai dari hulu hingga hilir. Untuk mewujudkan targer tersebut tentunya dibutuhkan SDM yang andal. Salah satu upaya untuk mewujudkan pertanian modern tersebut Kementan mengupayakan Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian atau yang lebih dikenal dengan PWMP.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional. Untuk itu, pertanian harus didorong menjadi subsektor ekonomi yang maju, mandiri, dan modern yang didukung oleh kapasitas SDM pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing.
“Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” ujar Mentan SYL.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.
SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian serta pengusaha pertanian milenial yang handal, kreatif, inovatif, professional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin. “Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi penggebuk tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri dan modern,” tutur Dedi Nursyamsi beberapa waktu lalu.
Memiliki tujuan yang sama untuk menghasilkan petani serta wirausaha muda pertanian maka program YESS berkolaborasi dengan program PWMP dengan menyasar pemuda/pemudi di pedesaan yang menjadi lokasi YESS. Selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) program YESS, Politeknik Pembagunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelatihan Pembimbing PWMP di aula Komplek Surya PPMKP Ciawi, Senin, (05/4).
Direktur Polbangtan Bogor Siswoyo dalam sambutannya mengatakan bahwa program PWMP ini sejalan dengan slogan Polbangtan Bogor yaitu menjadi wirausahawan muda pertanian. Melalui pelaksanaan bimtek ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan pengembangan terhadap para pembimbing PWMP agar lebih baik lagi mendampingi mahasiswa yang mengikuti program PWMP”, tegas Siswoyo.
Hadir untuk memperkaya khasanah pengetahuan terkait PMP tiga orang narasumber dari LKST-IPB serta para Dosen Polbangtan Bogor yang menjadi pembimbing PWMP.
Siswoyo menambahkan pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM pertanian menjadi perhatian khusus Kementan. “Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian”, tambah Siswoyo.
Pewarta: Ardianinda (Polbangtan Bogor)
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…