Berita

Bahas Peluang dan Tantangan Kerja di Industri Pertanian Jepang, Polbangtan Bogor Gelar Webinar

BOGOR-WARTABOGOR.id – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sukses menggelar Webinar bertajuk “Magang dan Kerja di Industri Pertanian Jepang: Peluang dan Tantangan” pada Selasa (20/10). Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Polbangtan Bogor Dr. Ir. Siswoyo, MP. Dalam sambutannya Siswoyo mengucapkan selamat datang kepada seluruh narasumber dan peserta.“Semoga webinar kali ini memberikan manfaat yang sebesar-besar bagi peserta semuanya,” pungkasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr sebagai Keynote Speaker,  memaparkan materi “Dukungan BPPSDMP dalam Penyediaan SDM yang Unggul”. Dirinya mengungkapkan bahwa BPPSDMP menyiapkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.

“Karakter SDM yang diperlukan bekerja di luar negeri ada tujuh. Mereka harus kuat, disiplin, daya juang, tim kerja, percaya diri, dan keberanian,” ungkapnya.

Advertisement

Empat narasumber hadir dalam webinar kali ini. Narasumber pertama Dr. Sri Nuryanti, STP., MP., Atase Pertanian Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Kedua Debby Lengkong, Direktur IOI Cooperation, Toyokawa City, Aichi Prefecture, Jepang. Selanjutnya Agus Ali Nurdin, Ketua P4S Okiagaru Farm, Cianjur, Jawa Barat / Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA). Narasumber terakhir Dedi Suhendar, SST., Peserta Magang Jepang / Alumni Polbangtan Bogor.

Moderator webinar, Wida Pradiana, SP., M.Si., Wakil Direktur III Polbangtan Bogor memberikan waktu presentasi pertama kepada Sri Nuryanti. Melalui aplikasi zoom dari Kantor Atase Pertanian Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo ia memaparkan materi berjudul Keunggulan Program Magang dan Kerja Sektor Pertanian Di Jepang. Menurutnya, keuntungan yang akan diperoleh pemagang/pekerja di sektor pertanian Jepang adalah dari segi Capacity Building dan Economical View.

Sri Nuryanti menyebutkan, dari sisi Capacity Building pemagang/pekerja mampu mengasah dan meningkatkan keterampilan/keahlian bidang pertanian, mempunyai kemampuan bahasa asing (Jepang), serta memahami budaya kerja yang maju dan disiplin. Sedangkan dari sisi Economical View pemagang/pekerja memperoleh pendapatan yang layak, menjadi ‘Pahlawan Devisa’, dan memperoleh pengalaman kerja internasional.

Advertisement

Lebih lanjut, alumni IPB University ini mengungkap manfaat yang akan diperoleh oleh kedua negara (Indonesia dan Jepang) adalah Technological Transfer dan Mutual Benefit. “Dalam hal ini  akan terjadi proses alih teknologi dari Jepang ke Indonesia. Selain itu membantu Jepang mengatasi kekurangan tenaga kerja serta membantu Indonesia membangun sumberdaya manusia pertanian,” pungkasnya.

Narasumber kedua, Debby Lengkong memaparkan materi Specified Skill Worker (SSW) dan Peluang Kerja Pada SDM Pertanian Indonesia. Wanita kelahiran Manado ini menjabat sebagai Direktur IOI Cooperation, Toyokawa City, Aichi Prefecture, Jepang.

IOI Cooperation adalah badan usaha yang bergerak di bidang penerima/lembaga pengawas magang dan tenaga kerja yang berdiri tahun 2017. Meski pandemi, perusahaan ini selalu banjir permintaan di bidang pertanian (nogio), makanan (sukuhin) serta perikanan-kelautan (suisan/gyougyou).

Advertisement

“Peluang magang dan bekerja bagi pemuda Indonesia sangat besar di perusahaan kami,” imbuhnya.

Debby menambahkan, sebagai badan ‘Penerima/Kumiai’ kami  sangat mengharapkan jika di Indonesia dapat mengirimkan tenaga kerja magang di bidang pertanian yang benar-benar ahli di bidang pertanian. ”Besar harapan kami kelak setelah  mereka di Jepang dapat belajar lalu kembali ke Indonesia mempraktikkan dan menjadi pengusaha di pertanian yang sangat maju,” pungkasnya.

Narasumber ketiga, Agus Ali Nurdin memberikan Tips Belajar Bahasa Jepang . Tips yang ia bagi berdasarkan pengalamannya saat magang di Jepang melalui program Kementerian Pertanian. Menurutnya, bagaimana diri kita totalitas memformat seperti orang Jepang, memantaskan diri ketika ingin berangkat ke Jepang dan ingin bisa bahasa Jepang, semuanya bisa dipelajari.

Advertisement

“Tips yang biasa kami sampaikan kepada teman-teman melalui IKAMAJA adalah seperti berdzikir, setiap hari menghafal 1 kata diulang-ulang dan ganjil dengan 11 kali atau 33 kali,” ungkapnya.

Narasumber terakhir, Dedi Suhendar menyampaikan materi dari tempatnya magang di Perusahaan Noen Taya Jepang. Di sela-sela jam istirahatnya, ia menceritakan pengalamannya selama Magang di Jepang.

Alumni Polbangtan Bogor ini mengungkapkan lima tantangan yang ia hadapi selama magang di Jepang, antara lain: tantangan mental, musim, manajemen waktu, budaya kerja, dan bahasa. “Bagaimana solusinya, solusinya adalah tetap semangat. Semangat dalam Berusaha, Belajar dan Berdoa akan mengalahkan segala bentuk tantangan dalam hal apapun,” papar Dedi.

Advertisement

Selain itu, menurut petani milenial asal Pangalengan Bandung ini ada lima hal yang harus kita lakukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama bersikap tenang setiap ada permasalahan. Tidak lupa selalu menjaga daya tahan tubuh. Setiap pekerjaan selalu beorientasi waktu. Mulailah mengubah  pola pikir dan belajar dasar komunikasi Bahasa Jepang.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Sumber : Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Fokusnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026…

2 hours ago

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

20 hours ago
Advertisement

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

2 days ago

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

2 days ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 days ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

2 days ago