Kota Bogor

Bima Arya Minta Pembangunan Lanjutan Masjid Agung Harus Tepat Waktu

BOGOR-WARTA BERITA BOGOR- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan Masjid Agung Kota Bogor di tahun 2023.

Pembangunan (lanjutan) Masjid Agung di awal dengan ekspose perencanaan dan item-item yang akan dikerjakan oleh pihak kontraktor dalam penuntasan pembangunan Masjid Agung tahun anggaran 2023 di ruang utama Masjid Agung, Rabu (22/2/2022).

Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta agar tidak ada keterlambatan pengerjaan seluruh proses agar dikerjakan secara on time atau tepat waktu.”Penuntasan tempat ini Masjid Agung yang terintegrasi dengan Alun-alun saya minta pengajuannya tepat waktu” katanya.

Advertisement

Bima Arya juga meminta agar Dinas PUPR segera melakukan koordinasi dengan pihak DKM terkait item-item yang akan dikerjakan dalam perencanaan lanjutan pembangunan Masjid Agung.

Ekspose pembangunan yang dilakukan oleh Konsultan Perencanaan, Fauzan dan Winarto ini dilakukan dengan memaparkan area kerja, item yang akan dikerjakan serta gambaran keseluruhan masjid yang ditampilkan dalam gambar digital tiga dimensi.

Nantinya Masjid Agung Kota Bogor ini akan terintegrasi dengan Blok F, Alun-alun Kota Bogor, fasilitas menara, penataan interior dan sebagainya.

Advertisement

Setelah pembangunan Masjid Agung ini tuntas, nantinya seluruh sudut luar area masjid bisa terlihat dari berbagai sisi.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, ekspose dilakukan oleh konsultan perencana yang memiliki kemampuan dan keahlian dibidang desain Masjid.

Penuntasan Masjid Agung ini kata Rena, menjadi tanggung jawab yang harus diselesaikan. “Dengan ekspose ini pak wali dan pak wakil jadi tahu apa yang akan dikerjakan. Komunikasi ini dilakukan sejak awal untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Advertisement

Sehingga lanjut Rena, proses dan progres pembangunan masjid nantinya bisa diawasi dan dikawal bersama hingga selesai tepat waktu.”Ini salah satu strategi kita mengkomunikasikan sejak awal, mulai dari perencanaan kemudian segi pengawasan sudah kita komunikasikan sejak awal, komunikasi terkait dengan rencana kerja timeline kita harus tahu semua. Jadi kita sama-sama bisa mengontrol dan mengawasi,” tegasnya.(Prokompim)

Share

Recent Posts

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Fokusnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026…

2 hours ago

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

21 hours ago
Advertisement

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

2 days ago

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

2 days ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 days ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

2 days ago