Kota Bogor

Kirab Mahkota Binokasih Siap Digelar di Kota Bogor

BOGOR – WARTA BOGOR – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor memastikan persiapan Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Bogor hampir rampung. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milangkala Tatap Sunda itu dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang dengan konsep pawai budaya besar.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Firdaus, menyebut persiapan pelaksanaan telah mencapai sekitar 90 persen.

“Alhamdulillah, persiapan kita sudah 90 persen. Pemasangan tenda kencana, perapihan jalur, hingga pengaspalan sudah dilakukan. Insyaallah kita siap menyambut kirab budaya ini,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Advertisement

Kirab Budaya Mahkota Binokasih akan dimulai dari Bumi Ageung dan Museum Pajajaran, kemudian berakhir di Lawang Saketeng. Lokasi akhir tersebut dipilih menggantikan rencana sebelumnya yang menuju Kebun Raya Bogor guna menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi lonjakan massa.

“Diperkirakan ada sekitar 5.000 orang yang terlibat atau hadir. Kalau di Kebun Raya, kita khawatir mengganggu tanaman yang dilindungi, sehingga diputuskan finis di Lawang Saketeng agar lebih aman dan aksesnya lebih mudah,” jelasnya.

Kirab diperkirakan melibatkan sekitar 2.000 hingga 3.000 peserta pawai. Sebanyak 885 penari dari berbagai daerah di Jawa Barat akan tampil bersama perwakilan dari 14 kampung adat dan 27 kabupaten/kota. Penari dari Bali juga dijadwalkan ikut memeriahkan acara.

Advertisement

Selain itu, kirab akan diramaikan pasukan kuda kavaleri dan iring-iringan kereta kencana yang membawa simbol budaya Mahkota Binokasih.

Firdaus menilai kegiatan ini memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Bogor sebagai pusat peradaban Pajajaran yang ditandai dengan keberadaan Prasasti Batutulis.

“Bogor ini kota sakral Pajajaran. Penobatan raja terjadi di sini. Maka dari itu, kita ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dan terbaik,” katanya.

Advertisement

Kirab dijadwalkan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, dengan kemungkinan dimajukan lebih awal. Sejumlah ruas jalan yang dilalui pawai akan ditutup sementara dan pengamanannya telah dikoordinasikan bersama Dinas Perhubungan serta kepolisian.

Kirab Mahkota Binokasih ini menjadi yang pertama kali digelar di Kota Bogor. Pemerintah daerah juga akan mengevaluasi kemungkinan menjadikannya agenda tahunan maupun bagian dari kalender event resmi Jawa Barat.

Sumber:

Advertisement
Share

Recent Posts

Kisah Pilu Yuvita, Wanita yang Disiksa Pacar Selama Tiga Tahun hingga Alami Cacat Permanen

BANDUNG - WARTA BOGOR - Seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki (29), warga Rancaekek, Kabupaten…

9 hours ago

Komunitas Emak Kantoran Gelar Webinar ke‑24, Bahas Pentingnya Komunikasi Sehat dalam Rumah Tangga

DEPOK-WARTA BOGOR– Komunitas Emak Kantoran bekerja sama dengan Harmoni Foundation menggelar kegiatan berbagi pengalaman dan…

10 hours ago
Advertisement

Indonesia Raih Peringkat ke Dua Destinasi Wisata Ramah Muslim Dunia

WARTA BOGOR - Indonesia berhasil mencatat prestasi membanggakan di sektor pariwisata dengan meraih peringkat kedua…

13 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Purbaya sebut Tertinggi di Asia Tenggara

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia…

14 hours ago

Mengatasi Problematika Pinjaman Online dan Judi Online: Ancaman Nyata bagi Masyarakat Indonesia

Oleh: Dr Hepi Andi Bastoni, MA, MPd.I (Ketua Ikadi Kota Bogor) Pendahuluan Perkembangan teknologi digital…

1 day ago

Mahasiswa Bawa Aspirasi Petani Langsung ke Mentan Amran, Hand Tractor Tiba di Pohuwato Dini Hari

GORONTALO-WARTA BOGOR — Saat berlangsung kuliah umum Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Institut Agama…

1 day ago