BOGOR – WARTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya angkat bicara tentang rencana atur wisata kuliner dengan pemisahan makanan halal dan non-halal di pusat kuliner di Kota Bogor. Sejauh ini, wisata kuliner non halal yang ada di Kota Bogor hanya di Kawasan Pecinan, Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor.
“Sejauh ini yang non halal itu di Suryakencana. Itu sudah diatur sejak lama, mana yang tidak halal,” kata Bima. Belum lama ini.
Menurut Bima, seiring dengan penataan kawasan di Suryakencana yang menjadi pusat kuliner di Kota Bogor, bagian kuliner non halal akan ditempatkan secara khusus.
Terutama terkait memberikan keterangan makanan non halal agar pengunjung dan wisatawan tidak salah saat berburu kuliner.
“Dan terutama dicantumkan penunjuknya, bahwa ini makanan non halal. Kalau di tempat lain, saya kira enggak cuma ada di Suryakencana itupun akan diatur, diperjelas dan dirapikan lagi,” tambah Bima.
Adapun viralnya berita tentang restoran Italia di Jakarta Selatan yang menyajikan makanan non halal berupa babi kepada pengunjungnya yang beragama Islam.
Restoran bernama Mamma Rosy tersebut sudah meminta maaf dan mengakui kesalahan yang besar.
Sumber: Radar Bogor
WARTA BOGOR - Perjalanan hidup Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia semasa…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pembangunan trase baru Jalan Batutulis di Kota Bogor terus dikerjakan.…
JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis penyesuaian harga bahan bakar…
BOGOR-WARTA BOGOR, 25 Agustus 2026 – Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga duafa…
WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…
BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…