Berita

Daftar Bansos yang Dikucurkan Negara Sampai Tahun 2021

JAKARTA-WARTABOGOR.id – Menteri Sosial Juliari Batubara mengungkapkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) akan berlanjut hingga 2021 mendatang. Program itu terdiri dari bansos regular dan khusus.

Juliari mengatakan bansos reguler akan diberikan sepanjang 2021, yakni dari Januari sampai Desember. Namun, khusus bansos tunai hanya akan diberikan pada Januari sampai Juni 2021.

“Untuk reguler sepanjang Januari sampai Desember 2021 dengan target yang sama. Tapi bansos tunai hanya Januari sampai Juni 2021 saja,” ungkap Juliari dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (4/11).

Advertisement

Juliari mengungkapkan bansos reguler terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako. PKH ditargetkan diberikan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan program sembako untuk 20 juta KPM.

Sementara, beberapa bansos tunai adalah bansos tunai Jabodetabek dan bansos tunai untuk KPM program sembako non PKH. Kedua program ini ditargetkan untuk 9 juta KPM.

Meski bansos tunai hanya berlaku sampai Juni 2021, Budi mengatakan anggaran pemerintah masih fleksibel. Dengan demikian, ada potensi pemerintah melanjutkan penyaluran bansos tunai hingga akhir 2021.

Advertisement

“Yang bansos tunai saat ini memang masih Kami anggarkan dari Januari ke Juni 2021 saja. Nanti tentunya sesuai arahan bapak Presiden, kami lihat lagi, karena apa yang disampaikan beliau bahwa anggaran pemerintah harus fleksibel,” terang Juliari.

Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 695,2 triliun dalam menangani pandemi covid-19 pada 2020. Dana itu dikucurkan pada berbagai sektor.

Rinciannya, untuk bansos sebesar Rp 203,9 triliun, UMKM sebesar Rp 123,46 triliun, insentif usaha Rp 120,61 triliun, kementrian/lembaga atau pemerintah daerah Rp 106,11 triliun, kesehatan Rp 87,55 triliun, dan pembiayaan korporasi Rp 53,55 triliun.

Advertisement

Sementara pemerintah mengalokasikan dana untuk penanganan pandemi tahun besar sebesar Rp 356,5 triliun. Jumlahnya cuma sekitar 51,28 persen dari total dana penanganan pandemi tahun ini yang mencapai Rp 695,2 triliun.

Dana itu juga dikucurkan untuk sejumlah sektor. Detailnya, untuk sektor kesehatan sebesar Rp 25,3 triliun, perlindungan sosial Rp 110,2 triliun, insentif usaha Rp 20,4 triliun, pembiayaan korporasi Rp 14,9 triliun, UMKM Rp 48,8 triliun, dan sektoral K/L dan pemda Rp 136,7 triliun. (cnnindonesia.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Aksi Mahasiswa UI 28 Oktober, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar…

26 minutes ago

Pemerintah Siapkan 4 Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 untuk…

14 hours ago
Advertisement

Pemkab Bogor Raih Penghargaan Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang…

16 hours ago

Operasi Patuh 2026 Digelar, Ini 11 Pelanggaran serta Denda Maksimalnya

JAKARTA – WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Patuh 2026 secara…

19 hours ago

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Bogor Dibuka Besok untuk Uji Coba

BOGOR – WARTA BOGOR - Trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kota Bogor,…

2 days ago

Cara Cek NIK Terindikasi Judi Online atau Tidak, Simak Panduannya

WARTA BOGOR - Maraknya aktivitas judi online (judol) membuat masyarakat khawatir Nomor Induk Kependudukan (NIK)…

2 days ago