Umum

Daftar Negara yang Berikan Bantuan ke Indonesia

JAKARTA, WARTABOGOR.id- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, sejumlah negara telah memberikan bantuan kepada Indonesia untuk penanganan Covid-19. Ia memastikan, bantuan berbentuk barang bukan dana.

“Kami sudah terima beberapa bantuan internasional. Jadi ini (penangaan Covid-19) sudah semua tentu kita lakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7/2021).

Dia mengatakan, bantuan internasional yang datang ke Indonesia telah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo. Kemudian, barang-barang bantuan tersebut akan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Advertisement

Lewat penambahan fasilitas medis di berbagai rumah sakit, Luhut berharap, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) Indonesia bisa meningkat dari yang saat ini 1 per 1.000 menjadi 1,6 per 1.000, sehingga fasilitas rumah sakit di Indonesia menjadi lebih baik.

“Barang yang begitu banyak ini, semua nanti akan di sebar dan kita berdoa supaya segera Covid-19 ini berakhir,” kata dia.

Tak hanya bantuan dari pemerintah negara-negara lain, bantuan juga banyak berdatangan dari perusahaan asing maupun lokal. Ia bilang, bantuan diberikan baik karena permintaan dari pihak pemerintah Indonesia maupun inisiatif para pemberi bantuan.

Advertisement

“Ada yang kita minta, ada yang enggak. Semua berikan berikan sumbangan barang, kami tidak terima sumbangan dana uang. Saya beritahu mereka, kalau mau nyumbang ini listnya, silahkan sumbang, dan itu ada yang datang dari luar negeri dan dalam negeri, semua mereka bahu-membahu,” jelas Luhut.

Secara rinci, berikut daftar negara yang memberikan bantuan ke Indonesia:

Jepang: 998.400 dosis vaksin AstraZeneca produksi Jepang.
Singapura: 200 ventilator, 256 tabung oksigen kosong ukuran 50 liter, 250 tabung oksigen terisi ukuran 50 liter, 600 oksigen konsentrator. Singapura melalui Kementerian Pertahanan (Ministry of Defence/Mindef): 75.000 masker bedah, 25.000 masker N95, 2.000 sarung tangan operasi, 1.000 topi operasi, 1.000 baju APD, 20 ventilator, dan 250 tabung oksigen t erisi ukuran 50 liter.
Uni Emirat Arab (UAE): 450 tabung oksigen ukuran 40 liter, 150 unit oksigen konsentrator portabel, 20 ton pasokan medical protective, dan 250.000 dosis vaksin Sinopharm.
China: 400 oksigen konsentrator, 20.000 nassal oxygen tubes, 20.000 oxygen masks.
Australia: 1.000 ventilator.
Amerika Serikat (AS) via Covax Facility: 4.500.160 dosis vaksin Moderna. (Kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Tugas Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk oleh Presiden Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan…

5 hours ago

Efek Jera! Dishub Kota Bogor Bakal Terapkan Denda Parkir Liar, Bisa Kena Rp500 Ribu

BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor tengah mempersiapkan regulasi baru yang…

11 hours ago
Advertisement

Mulai September, Pemerintah Pastikan seluruh Bansos Disalurkan Melalui Kopdes Merah Putih

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh bantuan sosial (bansos) dan…

14 hours ago

Dedi Mulyadi Janjikan Hadiah Rp5 Juta-Rp50 Juta Bagi Warga yang Lumpuhkan Pelaku Kejahatan

JABAR - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan hadiah bagi warga yang…

16 hours ago

Sampah Jadi Listrik, Bogor Bangun Dua PSEL Berkapasitas 2.500 Ton Sampah per Hari

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah…

2 days ago

Tak Ingin Bebani APBD, DPRD Bogor Usulkan Skema Baru Subsidi Biskita

BOGOR - WARTA BOGOR - DPRD Kota Bogor memberikan sejumlah catatan strategis dalam pembahasan Pertanggungjawaban…

2 days ago