Datangkan Pakar, Polbangtan Bogor Gelar FGD Bahas Kostratani

BOGOR-WARTABOGOR.id –  Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai Pusat Komando Stategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Darmawan Park Sentul, Selasa (26/10). adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Sejumlah pakar dan praktisi penyuluhan pertanian dihadirkan untuk memberikan masukan dan dukungan Program Kostratani agar sukses dilaksanakan khususnya di Jawa Barat sebagai wilayah binaan Polbangtan Bogor. Nampak hadir Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc (Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian), Prof. Soemardjo (Komisi Penyuluhan Pertanian Indonesia), Ir.  M. Fathan Rasyi, M.Agr (Pengurus Pusat PERHIPTANI), Maman Suparman (Pengurus Pusat KTNA), Dr. Ir. Entang Sastra (Ketua HKTI Provinsi Jawa Barat), Ir. Siti Nuryanti, MM (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor), Ir. Sudrajat (Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi), serta dosen Polbangtan Bogor. Koordinator penyelenggara, Dr. Ir. Adang Warya, MM menjadi moderator pada FGD tersebut.

Para peserta bergantian memaparkan ide pemikirannya seputar Kostratani. Leli mewakili BPPSDMP menjelaskan secara rinci Program Kostratani mulai dari peran, tujuan, strategi, organisasi pelaksana, sampai alokasi dan jadwal palang kegiatan. Sementara Prof. Sumardjo mengungkapkan tentang arah kiprah BPP mengemban amanah Kostratan yang dihubungkan dengan tantangan pembangunan pertanian di era 4.0.

Advertisement

Para praktisi seperti Fathan, Maman, dan Entang menyatakan sangat mendukung Program Kostratani ini. Namun menurut mereka ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh Kementan mengenai SDM yang harus dipersiapkan, terutama di tingkat kecamatan. Satu hal lagi tentang pelibatan peran penyuluh swadaya dan dunia industri dalam program ini agar terwujud kesejahteraan bagi petani.

Menurut Siti Nuryanti dan Sudrajat, mewakili pemerintah daerah dari Bogor dan Sukabumi, bahwa pelibatan penyuluh dalam Kostratani harus didukung dengan penguatan kompetensi mereka terutama bekal pengetahuan tentang pemasaran. Terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah memperhatikan kesejahteraan penyuluh sebagai salah satu ujung tombak suksesnya Program Kostratani ke depan.

Reporter: Arif Prastiyanto

Advertisement

Editor: Ar

Share

Recent Posts

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

19 hours ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

20 hours ago
Advertisement

Trump Klaim “Buka Selat Hormuz”, Sebut Dilakukan untuk China dan Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…

21 hours ago

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

2 days ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

2 days ago

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

2 days ago