Polbangtan Bogor Siap Sukseskan Kostratani di Tanah Pasundan

BOGOR-WARTABOGOR.id –   Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Sosialisasi Peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai Pusat Komando Stategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Darmawan Park Sentul, Selasa-Rabu (26-27/10). Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Sekitar 90 orang mengikuti sosialisasi. Sebagian besar dari mereka adalah penyuluh pertanian dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Tangerang Banten. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur II, Dr. Dwiwanti Sulistyawati,SP.,  M.Si mewakili Direktur Polbangtan Bogor.

Dalam sambutannya, Dwiwanti menuturkan bahwa Polbanagtan Bogor sebagai UPT di bawah Kementerian Pertanian berkomitmen mensukseskan Program Kostratani. “Saya berharap peran BPP sebagai ujung tombak program Kostratani ini semakin diperkuat fungsinya,” tambahnya.

Advertisement

Prof. Soemardjo dari Komisi Penyuluhan Pertanian Indonesia menjadi nara sumber pertama, memaparkan tentang Alternatif Kiprah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mengemban amanah Kostratani di Era Industri 4.0. Guru besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University ini mengungkapkan tiga tantangan pembangunan pertanian di era Industri 4.0. “Kita harus dapat mempermudah interaksi hulu-hilir sistim agribisnis/agroindustri, pembenahan sektor pertanian, dan petani harus dikondisikan menjadi siap untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategisnya,” jelasnya.

Dr. Ir. Adang Warya, MM, dosen Polbangtan Bogor menjadi nara sumber kedua. Dirinya memaparkan tentang Penguatan Peran BPP. Mantan Kapusluhtan ini menuturkan bahwa ada lima peran yang harus diperkuat oleh BPP. Pertama perkuat koordinasi program, kedua perkuat pembelajaran, ketiga perkuat kemitraan, keempat perkuat klinik agribisnis, dan kelima perkuat data dan informasi.

Menjelang berakhirnya acara, Dedy Kusnadi, SP., M.Si memandu rencana tindak lanjut (RTL) penerapan program penyuluhan pertanian. Anggota Tim Penyuluhan Polbangtan Bogor ini mengundang perwakilan peserta dari masing-masing kabupaten/kota untuk menyampaikan RTL sesuai spesifik lokasi masing-masing. Dari presentasi tersebut terungkap bahwa setiap daerah memilki permasalahan yang berbeda, termasuk cara mengambil langkah penyelesaiannya. Namun dari keenam kabupaten/kota tersebut semuanya satu suara untuk siap menyukseskan Program Kostratani terutama di Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Advertisement

Reporter: Arif Prastiyanto

Editor: Ar

Advertisement
Share

Recent Posts

Kejagung: Audit BPKP Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp10,5 Triliun per Tahun

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan…

10 hours ago

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Bogor Capai 118, Pemkot Tingkatkan Kapasitas PATBM

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak masyarakat untuk lebih…

14 hours ago
Advertisement

Tak Penuhi Standar, BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional secara permanen sebanyak 833…

15 hours ago

Pemkab Bogor Bangun Pos Terpadu di Eks Warpat Puncak

PUNCAK - WARTA BOGOR - Penataan kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, terus berlanjut. Salah satu program…

1 day ago

Polisi Ringkus Komplotan Begal yang Targetkan Penyuka Sesama Jenis Lewat Aplikasi Kencan

DEPOK - WARTA BOGOR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Depok menangkap tiga pria…

1 day ago

Mitchell Baker Ukir Sejarah, Jadi Pencetak Hattrick Termuda Timnas Indonesia di Piala AFF

CIBINONG - WARTA BOGOR - Penyerang muda Mitchell Baker langsung mencatatkan sejarah bersama Timnas Indonesia…

1 day ago