BOGOR – WARTA BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie Rachim menemui para sopir angkot yang menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Bogor, Kamis (3/9/2026).
Dedie Rachim menemui massa setelah sebelumnya dilakukan audiensi bersama sejumlah perwakilan sopir angkot Kota Bogor.
Saat menyampaikan hasil audiensi di hadapan massa, Dedie mendapat berbagai teriakan dan sahutan dari para sopir angkot yang hadir dalam aksi tersebut.
Para sopir angkot mengaku khawatir mata pencaharian mereka terancam akibat gencarnya razia yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor terhadap angkot berusia di atas 20 tahun yang masih beroperasi.
Para sopir angkot tua pun menuntut adanya solusi agar mereka tetap dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketika Dedie menemui massa, para sopir angkot beberapa kali bersahut-sahutan hingga memotong penyampaian Wali Kota Bogor tersebut.
Dedie mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan telah diterima dan akan menjadi landasan dalam menentukan kebijakan ke depan.
Selain itu, telah disepakati bahwa dasar penerapan kebijakan terkait angkot ke depan akan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023.
“Nah, tinggal pelaksanaannya, kita sudah ada kesepakatan, nanti perwakilan-perwakilan secara teknis akan berdiskusi, berdialog, dan melaksanakan di lapangan. Akan tetapi insyaAllah semua ini kita ambil kebijakan ini untuk kebaikan bersama,” kata Dedie Rachim.
Namun, ucapan Dedie langsung dipotong oleh teriakan massa sopir angkot.
“Jangan ada razia, jangan ada razia melulu,” teriak salah seorang sopir angkot.
“Nasib gua gimana nasibnya?” teriak sopir angkot lainnya.
Dedie kemudian langsung merespons berbagai teriakan yang disampaikan massa. Ia meminta agar para sopir angkot saling menghargai karena sebelumnya sudah ada perwakilan yang mengikuti audiensi.
“Gak bisa satu-satu, ieu mah ngadengena hese. Kan tadi sudah perwakilan. Saling menghargailah, saling menghargai. Kami juga mendengar aspirasi dan sudah ditampung, sudah dibadamikeun,” kata Dedie.
Saat Dedie menutup penyampaiannya, massa sopir angkot masih terus bersahut-sahutan.
“Mana solusinya kalau gini mah. Itu bukan solusi, itu bukan solusi!” teriak salah seorang sopir angkot di tengah kerumunan massa.
Berdasarkan pantauan, aksi demonstrasi para sopir angkot tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB.
Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 12.30 WIB setelah Wali Kota Bogor Dedie Rachim muncul dan menemui para pendemo.
Sumber: Tribunnews
BOGOR - WARTA BOGOR - Jumlah angkutan kota atau angkot berusia di atas 20 tahun…
BANDUNG - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh anak di Jawa Barat…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pagu anggaran…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi…
BOGOR-WARTA BOGOR – Keberhasilan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam mendorong kemandirian…
BOGOR-WARTA BOGOR – Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan Masa…