JAKARTA – WARTA BOGOR – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi angkat suara terkait polemik kenaikan biaya kuliah secara signifikan di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Menurutnya, kenaikan biaya kuliah harus dilakukan secara bertahap tidak secara mendadak. Dede mencurigai ada pemotongan subsidi dari pemerintah.
“Harusnya kenaikan 10% secara bertahap setiap tahun, dan itu masih masuk akal. Kalau tiba-tiba naik terlalu besar, kita harus mempertanyakan. Inflasi apa mendorong kenaikan biaya pendidikan itu? Apakah karena harga cabai atau telur naik,” kata Dede Yusuf.
Selain itu, dirinya mengira masalah kenaikan biaya kuliah ini disebabkan oleh kemungkinan pemotongan subsidi pemerintah kepada beberapa PTN.
Dede mengkhawatirkan bahwa pemerintah mungkin tidak lagi memberikan subsidi kepada beberapa perguruan tinggi negeri.
“Seberapa jauh ini akhirnya kaitannya, komponen-komponen apa yang menyebabkan angka pembiayaan pendidikan menjadi tinggi,” tambahnya.
Saat ini, Komisi X DPR RI telah membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk melakukan evaluasi terkait persoalan biaya kuliah ini.
Sumber: Radar Bogor
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…