Berita

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA – WARTA BOGOR – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kemudian langsung dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Tadi seperti ditanyakan, apakah hal-hal yang terkait karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu, dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki,” kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Menurut Puan, penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Pemerintah juga perlu menangani berbagai dampak yang muncul akibat bencana tersebut.

Advertisement

Ia menyoroti sejumlah dampak yang telah dirasakan masyarakat, mulai dari meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga terganggunya kegiatan belajar mengajar.

“Bagaimana terkait dengan masalah sosial, yaitu pendidikan, kemudian kesejahteraan masyarakat. Seperti sekarang sudah ada masalah ISPA, kemudian kondisi anak-anak yang pendidikannya terganggu, itu juga harus segera teratasi dan bagaimana ke depannya itu harus segera ada solusinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mengaku heran dengan munculnya lahan perkebunan kelapa sawit baru setelah terjadi karhutla. Ia meminta dugaan tersebut ditelusuri dan diselidiki.

Advertisement

“Saya tertarik dengan yang habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi, ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini rakyat atau ini korporasi, tolong diselidiki terus,” ucapnya.

Prabowo menilai terdapat dugaan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan yang bertujuan untuk membuka area perkebunan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa terdapat delapan perusahaan yang sedang diproses terkait kasus karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Advertisement

Listyo mengatakan, hingga saat ini terdapat 200 laporan polisi terkait karhutla yang masih dalam proses. Dari jumlah tersebut, sebanyak 138 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia juga menyebut dari ratusan pelaku tersebut, sebanyak 119 orang diduga sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Sementara itu, 18 orang lainnya terbukti lalai hingga menyebabkan terjadinya kebakaran.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: CNN Indonesia

Share

Recent Posts

IKADI Kota Bogor Gelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib, Diikuti 40 Calon Khotib

BOGOR-WARTA BOGOR — Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Bogor menggelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Bertempat di Gedung Paseban Sri Baduga,…

7 hours ago

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Fokusnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026…

1 day ago
Advertisement

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

2 days ago

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

3 days ago

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

3 days ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

3 days ago