Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Kementan Perkuat Brigade Pangan Jawa Barat  di Subang

SUBANG-WARTA BOGOR – Upaya penguatan kapasitas petani muda terus dilakukan melalui Program Brigade Pangan. Selama tiga hari  12–14 November 2025, Brigade Pangan Jawa Barat Angkatan 3 menjalani pembekalan intensif di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pusakajaya, Subang. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Brigade Pangan Karya Muda dan Brigade Pangan Kalensari Bernas Utama.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi lengkap mulai dari pengelolaan usaha tani modern, strategi meningkatkan produktivitas, penguatan jiwa kewirausahaan, hingga teknik membangun jejaring antarpelaku pertanian muda. Pembekalan dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda dalam mengembangkan usaha tani yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Bambang Suhendar, Wakil Direktur I Polbangtan Bogor, Reni Suryanti, serta Koordinator Penyuluh BPP Pusakajaya, Omsah Neelam Khyar. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga memperkuat semangat peserta dalam menapaki dunia pertanian modern.

Advertisement

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembekalan ini. Ia menegaskan bahwa petani muda harus disiapkan menjadi kekuatan baru dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

“Anak muda adalah masa depan pertanian. Kita butuh petani yang adaptif terhadap teknologi, punya jiwa wirausaha, dan mampu membangun usaha tani yang bernilai tambah. Program Brigade Pangan seperti ini sangat strategis untuk mencetak SDM pertanian yang unggul,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, turut menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi petani muda.

Advertisement

“Pembekalan ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, jejaring, dan motivasi. Harapannya para peserta dapat menjadi motor penggerak di wilayah masing-masing dan menggandeng lebih banyak generasi muda untuk masuk ke sektor pertanian,” jelasnya.

Melalui pembekalan ini, Polbangtan Bogor bersama pemerintah daerah berharap lahir generasi muda pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan siap menjaga ketahanan pangan negeri. Program ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan petani muda terus diprioritaskan sebagai fondasi masa depan pertanian Indonesia. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

15 hours ago

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

22 hours ago
Advertisement

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

1 day ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

1 day ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

2 days ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

2 days ago