Berita

Ekonomi Lesu, Rumah Zakat dan Mahasiswa IPB Dorong Milenial untuk Bertani

BOGOR-WARTABOGOR.id- Covid-19 yang terus melanda Indonesia berdampak besar terhadap berbagai sektor ekonomi, baik sektor Jasa, perdagangan maupun pariwisata hampir semuanya mengalami penurunan bahkan penutupan usaha.

Melihat kondisi seperti ini,mahasiswa IPB yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata di lokasi Pemberdayaan Rumah Zakat yaitu di Desa Berdaya Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor tidak tinggal diam, dengan dibantu oleh Relawan Inspirasi Rumah Zakat dan bersilaturahim dengan pemerintah dan para pemuda, akhirnya memutuskan melakukan gerakan menanam secara Verticultur dengan mengajak warga setempat termasuk para pemuda.

Vertikultur merupakan teknik bercocok tanam di ruang atau lahan sempit dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam dan dilakukan secara bertingkat. Tujuan dari Vertikultur adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal.

Advertisement

“Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat di Desa Berdaya Pamoyanan, karena lokasinya merupakan perkotaan yang lahan kosongnya sedikit, maka kami berikan cara memanfaatkan lahan sempit untuk ketahanan pangan secara Vertikultur’ selain itu kita berikan pendampingan cara membuat Vermikompos untuk pupuk organiknya” ungkap Jasua Anzara,salah satu peserta KKN Mahasiswa IPB, Selasa (21/07),

“Kami sangat terbantu dengan adanya program KKN di Desa Berdaya Pamoyanan ini, karena kami dari Rumah Zakat mempunyai program yang sama yaitu untuk ketahanan pangan, salah satu sektor yang saat ini sedang menggeliat itu adalah sektor Pertanian” kata Elan Jaelani, Relawan Inspirasi Rumah Zakat.

“Kita ingin sekali belajar hal baru, ternyata menanam itu menyenangkan selain kita bisa berjemur pagi-pagi, kita juga bisa memanfaatkan lahan kosong untuk menanam”, Kata Aden Dicky salah satu pemuda yang ikut menanam.

Advertisement

Melihat kondisi saat ini, meningkatnya minat menanam, kita optimis Ketahanan Pangan Indonesia terus meningkat ditengah-tengan pandemi Covid-19 yang juga belum berkahir. (Elzy)

Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

3 days ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

3 days ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

3 days ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

3 days ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

3 days ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

3 days ago