Categories: BeritaPendidikan

HIMPAUDI Kecamatan Bogor Tengah adakan Workshop Cegah Pilah dan Olah Sampah

BOGOR-WARTABOGOR.id- HIMPAUDI kecamatan Bogor tengah mengundang para guru PAUD untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah secara mandiri, mulai dari gaya hidup minim sampah dengan cara mencegah agar tidak banyak menimbulkan sampah dalam kehidupan sehari-hari sampai kepada pengenalan Bank Sampah dan pembuatan Ecobrick dari sampah residu.

“Terima kasih kepada Ecopedia Foundation yang telah memberikan pemahaman kepada kami tentang sampah dan cara menyikapinya, mudah-mudahan kami kedepannya bisa memanfaatkan sampah yang dihasilkan tiap hari dari rumah tangga agar bernilai ekonomi, selain itu keterampilan para guru PAUD dalam membuat Ecobrick juga bisa disampaikan kepada orang tua-orang tua siswa dalam kegiatan parenting, ungkap Srie Harmiasih, S.Pd ketua HIMPAUDI Kota Bogor, Sabtu (18/01).

“Kebersihan lingkungan khususnya dalam mengurangi sampah plastik itu sangat penting, pendidikan Anak Usia Dini harus dijadikan poros utama dalam pembangunan sumber daya manusia, kami mendorong agar guru PAUD yang hadir dapat terus semangat dalam memberikan pendidikan terbaik kepada anak didiknya” tambah Srie Harmiasih.

Advertisement

Dalam pelatihan yang diadakan oleh HIMPAUDI Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor ini menghadirkan dari Tim Ecopedia Foundation yaitu Kang Darga (Bank Sampah Barokah) Kang Elan (Perpustakaan Sampah) dan Kang Gigin (Komunitas Ecobrick Bogor).

Narasumber menyampaikan pentingnya dalam mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dengan cara melakukan Cegah Pilah dan Olah Sampah. Selain itu ketika kita tidak bisa menghindari sampah maka bisa melakukan pemilahan agar sampah tersebut bisa bernilai ekonomi, salah satunya dengan menyetorkan ke Bank Sampah, membuat kerajinan dari sampah dan membuat Ecobrick.

Sampah menjadi sebuah masalah yang mendapatkan perhatian agar ditangani secara serius dan berkelanjutan baik oleh pemerintah maupun masyarakat, mengingat jumlah sampah yang setiap harinya meningkat, maka pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari akar rumput (rumah tangga).

Advertisement

Elza

Share

Recent Posts

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Konsep yang Mirip Minimarket

BOGOR - WARTA BOGOR - Keberadaan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah daerah tengah…

7 minutes ago

Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Anak Bahlil Sampai Memanggilnya ‘Bapak MBG’

WARTA BOGOR - Lagu "Mas Bahlil Ganteng" atau yang populer dengan singkatan MBG terus menjadi…

58 minutes ago
Advertisement

Lebih dari 10 Ribu WNI Terlibat Kasus Online Scam di Kamboja, Ajukan Permohonan Pulang ke Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mencatat lonjakan…

2 hours ago

Sejarah Lahirnya Pancasila: Dari Sidang BPUPKI hingga Menjadi Dasar Negara Indonesia

WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…

23 hours ago

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

1 day ago

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

1 day ago