Umum

IDAI Soroti Baliho Film Aku Harus Mati, Ingatkan Dampak Psikologis pada Remaja

JAKARTA – WARTA BOGOR – Baliho promosi film Aku Harus Mati menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menyampaikan bahwa baliho promosi film horor “Aku Harus Mati” bisa berdampak buruk pada kesehatan mental anak dan remaja yang memiliki kerentanan psikologis.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, dokter Piprim Basarah Yanuarso, menyampaikan bahwa dampak tersebut mungkin tidak dirasakan oleh individu dengan kondisi mental yang sehat, namun bisa berbahaya bagi anak-anak dengan gangguan kesehatan mental.

“Buat orang yang mentalnya sehat mungkin tidak apa-apa. Tapi untuk anak-anak dengan gangguan kesehatan mental itu bisa sangat berbahaya,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI dokter Piprim Basarah Yanuarso di Balai Budaja, Jakarta pada Senin, (6/4/2026).

Advertisement

Ia menjelaskan, sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada kelompok ini, paparan baliho dengan pesan tertentu dinilai dapat memicu gagasan yang membahayakan.

“Kalau yang depresi berat, kemudian melihat banner itu, bisa jadi ada afirmasi untuk bunuh diri pada dirinya,” kata Piprim mengutip Antara.

Menurut dia, judul film dan baliho dengan kalimat dan pilihan diksi semacam itu juga dapat menimbulkan kebingungan pada anak-anak.

Advertisement

“Anak-anak bisa bertanya, kenapa harus mati? Sementara mereka diajarkan untuk semangat dan berprestasi,” katanya.

Piprim kembali menegaskan bahwa bagi anak-anak dengan kondisi psikologis tertentu, paparan konten semacam ini dapat memberikan dampak yang serius.

“Bagi anak-anak dengan gangguan kesehatan mental, ini bisa sangat berbahaya dampaknya,” tutur Piprim.

Advertisement

IDAI pun mengimbau para pelaku industri kreatif agar lebih berhati-hati dalam menampilkan konten di ruang publik. Materi promosi diharapkan tidak menimbulkan dampak negatif, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.

Selain itu, pelaku industri film juga disarankan untuk melibatkan psikolog maupun pakar kesehatan anak dalam proses penyusunan konten.

“Ayolah para produsen film berdiskusi dengan pakar psikolog dan kesehatan anak, supaya kontennya tetap bisa diterima tapi juga mengedukasi,” katanya.

Advertisement

Merespons protes dari beberapa kalangan masyarakat, iklan film tersebut di beberapa wilayah Provinsi DKI Jakarta diturunkan.

Menurut Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo, penurunan banner film tersebut telah melalui koordinasi lintas perangkat daerah, meliputi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta biro iklan.

“Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan, yaitu dua lokasi berbentuk banner dan satu lokasi videotron,” kata Yustinus dalam keterangan tertulis.

Advertisement

Ia menambahkan, hasil koordinasi menunjukkan adanya materi promosi yang dinilai bermasalah. Oleh karena itu, ruang publik harus tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: Liputan6

Share

Recent Posts

Perjalanan Masa Kecil Bahlil Lahadalia Diangkat ke Serial Animasi ‘Melangkah dari Timur’

WARTA BOGOR - Perjalanan hidup Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia semasa…

13 hours ago

Progres Pembangunan Trase Baru Jalan Batutulis Capai 45 Persen, Targetkan Awal November dibuka

BOGOR - WARTA BOGOR - Pembangunan trase baru Jalan Batutulis di Kota Bogor terus dikerjakan.…

18 hours ago
Advertisement

Daftar Harga BBM Pertamina yang Naik per 1 September 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis penyesuaian harga bahan bakar…

20 hours ago

Rumah Zakat Salurkan 130 Paket Pangan untuk Duafa di Kota dan Kabupaten Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 25 Agustus 2026 – Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga duafa…

20 hours ago

Intelijen Ukraina Ungkap Perekrutan Delapan WNI oleh Rusia untuk Perang Melawan Ukraina

WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…

2 days ago

249 Generasi Muda Mulai Langkah Baru di Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…

2 days ago