Categories: Berita

Jadikan Petani dan Penyuluh Garda Terdepan Pertanian, Kementan Gelar Bimtek

GARUT-WARTABOGOR.id-Petani dan Penyuluh Pertanian dari wilayah Garut Selatan dalam dua hari ini sabtu  s.d minggu, 26 s.d 27 Maret 2022 antusias mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Di Wilayah Koordinasi Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor.

Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian melihat bahwa penyuluh pertanian merupakan Kopasus dari keberhasilan pertanian di Indonesia.

“Kalian itu sangat penting, kalian adalah kopasus dari kementerian pertanian. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian yang profesional dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi.” ujar Syahrul.

Advertisement

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP)  Dedi Nursyamsi mengungkapkan program Bimtek bagi penyuluh merupakan kesempatan yang sangat berharga.

“Melalui Bimtek ini diberikan kesempatan yang lebih luas lagi untuk Penyuluh Pertanian yang telah memiliki pengalaman kerja, untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi.” ujar Dedi.

Direktur Polbangtan Bogor Detia Tri Yunandar, dalam sambutannya menyampaikan;  “Kegiatan Bimtek ini adalah kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR RI dalam upaya peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, serta regenerasi petani, diharapkan peserta menjadi petani dan penyuluh pertanian yang siap kerja di lapangan salah satunya dengan mengadopsi inovasi pertanian yang sudah ada untuk membantu peningkatan produksi pertanian sehingga kesejahteraan petani dapat terwujud.” papar Detia.

Advertisement

Kegiatan Bimtek dilaksanakan dua angkatan dengan peserta per-angkatan 100 orang. Peserta berasal dari 15 kecamatan yaitu Banjarwangi, Singajaya, Mekarmukti, Cihurip, Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Caringin, Cisewu, Bungbulang, Pakenjeng, Pendeuy, Pamulihan, Talegong dan Cisompet.

Kegiatan Bimtek mengusung tema “upaya penguatan petani dan penyuluh untuk mendukung ketahanan pangan dalam menghadapi pandemi Covid-19”.

Kegiatan Bimtek ini diselenggaran oleh Polbangtan Bogor melalui Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI.

Advertisement

“Kegiatan Bimtek ini salah satu kegiatan yang difasilitasi oleh polbangtan Bogor yang bekerjasama dnegan Komisi IV DPR RI yang dilaksanakan oleh UPPM, kegiatan ini sebagai upaya untuk memastikan para petani dan penyuluh memiliki kapasitas dan kompetensi yang terbarukan melalui informasi baru terkait pertanian modern juga meningkatkan semangat para petani milenial dalam dunia pertanian dan peternakan”, kata Aminudin kepala UPPM Polbangtan Bogor.

Kegiatan ini dihadiri oleh Muhammad Haerudin Amin, S.Ag, MH, selaku anggota Dewan Perwakilan rakyat (DPR) RI Komisi IV, Direktur Polbangtan Bogor, Unsur Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Camat Kecamatan Caringin Kab. Garut serta praktisi peternakan sebagai narasumber Bimtek.

Muhammad Haerudin Amin M.H, selaku anggota Dewan Perwakilan rakyat (DPR) RI Komisi IV, menyampaikan  bahwa masyarakat Garut khususnya Garut Selatan harus punya keyakinan dan tekad untuk maju, bermimpi tapi tentunya diikuti dengan kemauan dan kerja keras.

Advertisement

“Petani dan Penyuluh pertanian harus bersama harus berjuang dari bawah serta yakin  bahwa akan ada perubahan. Melalui bimtek ini diharapkan peserta bisa ikut serta dalam mensukseskan kesediaan dan kemandirian pangan, utamanya bahan pangan lokal bukan impor.”

Selanjutnya  beliau menambahkan bahwa  Forum Bimtek yang didorong oleh Komisi IV dalam rangka pembekalan petani penyuluh pertanian serta menambah ilmu pertanian sehingga SDM-nya berorientasi kepada hasil yang berkelanjutan.
Diakhir arahannya beliau menyampaikan “Kepada peserta-mohon serius dalam menangkap ilmu pada Bimtek  ini, diharapkan peserta mampu menciptakan program Integrated Farming Sistem (IFS) di tempatnya masing-masing dengan menggabungkan potensi yang ada yaitu peternakan, pertanian dan dunia usaha sehingga daerah Garut khususnya Garut Selatan menjadi basis pangan pertanian dan peternakan”, tegasnya.

Pewarta: Aminudin
Editor: Ardianinda Wisda

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

7 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

9 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

9 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

3 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

3 days ago