Berita

Jemaah Haji Indonesia dari Embarkasi Kertajati Wafat di Madinah, Dimakamkan di Baqi

JAKARTA – WARTA BOGOR – Seorang jemaah haji Indonesia berinisial SMP (73) dari Embarkasi Kertajati kloter KJT-14 dilaporkan wafat di Madinah pada Minggu (3/5/2026).

Jemaah tersebut meninggal dunia setelah mengalami penurunan kesadaran saat menjalani proses keimigrasian di bandara.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa petugas telah melakukan penanganan awal sebelum merujuk jemaah ke fasilitas kesehatan.

Advertisement

“Jemaah berinisial SMP, usia 73 tahun, dari Embarkasi Kertajati KJT-14, sempat turun kesadarannya saat proses imigrasi di bandara. Begitu diketahui kondisinya menurun, petugas langsung melakukan penanganan dan jemaah dibawa ke klinik bandara,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Setelah mendapat penanganan di klinik bandara, jemaah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mouwasat Madinah untuk perawatan lanjutan. Namun, nyawanya tidak tertolong.

“Dari klinik bandara, jemaah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mouwasat Madinah untuk penanganan lebih lanjut. Namun, berdasarkan informasi yang kami terima, jemaah tersebut kemudian dinyatakan wafat,” jelasnya.

Advertisement

Berdasarkan data awal, tidak ditemukan riwayat penyakit khusus pada jemaah tersebut. Secara administrasi, ia juga dinyatakan memenuhi syarat kesehatan (istithaah) untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Abdul Basir menyampaikan bahwa almarhum telah dimakamkan di Baqi pada pagi hari setelah wafat.

“Almarhum telah dimakamkan di Baqi tadi pagi. Untuk jemaah haji yang wafat, pemerintah juga akan membadalhajikan sesuai ketentuan. Ini menjadi bagian dari perhatian dan tanggung jawab layanan kepada jemaah.” ungkapnya.

Advertisement

Ia juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi kondisi darurat yang dialami jemaah, terutama saat proses kedatangan.

“Atas nama petugas haji Daerah Kerja Bandara, kami menyampaikan dukacita yang mendalam. Semoga almarhum husnulkhatimah, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang mendampingi diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutur Abdul Basir.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: SINDOnews

Advertisement
Share

Recent Posts

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta Tangkap Pelaku Penyiksaan Perempuan di Bandung

JABAR - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kemarahannya terhadap Taufik Hidayat,…

5 hours ago

Bupati Bogor Hadirkan Program KAMI Mendengar, Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan Anak

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto resmi meluncurkan Program KAMI Mendengar sebagai…

7 hours ago
Advertisement

BPS Kota Bogor Resmi Mulai Sensus Ekonomi 2026, Lakukan Pendataan Door to Door

BOGOR - WARTA BOGOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor resmi memulai pelaksanaan Sensus…

9 hours ago

Kisah Pilu Yuvita, Wanita yang Disiksa Pacar Selama Tiga Tahun hingga Alami Cacat Permanen

BANDUNG - WARTA BOGOR - Seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki (29), warga Rancaekek, Kabupaten…

1 day ago

Komunitas Emak Kantoran Gelar Webinar ke‑24, Bahas Pentingnya Komunikasi Sehat dalam Rumah Tangga

DEPOK-WARTA BOGOR– Komunitas Emak Kantoran bekerja sama dengan Harmoni Foundation menggelar kegiatan berbagi pengalaman dan…

1 day ago

Indonesia Raih Peringkat ke Dua Destinasi Wisata Ramah Muslim Dunia

WARTA BOGOR - Indonesia berhasil mencatat prestasi membanggakan di sektor pariwisata dengan meraih peringkat kedua…

1 day ago