Berita

Kabadan PPSDMP: 2,7 Juta Buruh Tani dan Petani Penggarap Akan Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan, Ini Ketentuannya

JAKARTA-WARTABOGOR.id –Agenda ‘Mentan Sapa Petani dan Penyuluh’ setiap hari Jumat menjadi dasar Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi untuk menyampaikan berbagai pesan sekaligus penghargaan Menteri Pertanian kepada seluruh petani dan penyuluh di tanah air terlebih dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Hari ini (8/05) mewakili Menteri Pertanian, Kabadan menyapa para petani dan penyuluh seluruh Indonesia melalui video conference. Tema yang diangkat kali ini ‘Sosialisasi Rencana Bantuan Pemerintah Sarana Produksi Pertanian untuk Buruh Tani dan Petani Penggarap dalam Masa Darurat Pandemi Covid-19’.

Mengawali sambutannya, Kabadan mengajak seluruh petani dan penyuluh untuk selalu menjaga kesehatan tubuhnya di masa pandemi ini. “Imunitas tubuh menjadi hal yang paling efektif melawan virus corona. Imunitas dihasilkan dari pangan dengan gizi seimbang mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan juga mineral,” tuturnya.

Terkait rencana bantuan pemerintah tersebut, Dedi menuturkan bahwa tujuan utamanya adalah memberikan stimulus kepada buruh tani dan penggarap sebagai dampak pandemi Covid-19 untuk berbudidaya atau mengusahakan pertanaman berumur pendek. “Jadi jelas, sasarannya adalah 2,7 juta orang buruh tani dan petani penggarap,” ungkapnya.

Advertisement

Data yang diterima Kementan saat ini terdapat 1.593.429 orang buruh tani dan 1.168.850 petani penggarap. Buruh tani adalah orang yang bekerja sebagai buruh di lahan usaha tani orang lain tanpa batasan luas. Petani penggarap  adalah petani yang tidak memiliki lahan usahatani dan menggarap paling luas 2 Ha.

Kepada penerima manfaat yang memenuhi syarat akan diberikan bantuan berupa uang tunai Rp 300.000,- /orang/bulan melalui Rekening BPP/Kostratani selama 3 Bulan (Mei, Juni, Juli) untuk pembelian Saprotan (benih, pupuk, pestisida, dll). Transfer bantuan tunai: diberikan dalam satu tahap, ditransfer langsung ke rekening BPP/ Kostratani.

Dedi juga menjelaskan secara rinci alur bantuan pemerintah dalam bentuk uang dari satker pusat, organisasi tata kerja gugus tugas, termasuk pengendalian, pemantaun, evaluasi dan pelaporan. “Program ini melibatkan Kostratani, dimana ada enam tugas Kostratani yang harus dijalankan,” tuturnya.

Advertisement

Keenam tugas Kostratani tersebut yaitu: 1) Verifikasi dan validasi data penerima bantuan; 2) Siapkan rekening tabungan Kostratani (bank ditunjuk oleh pusat); 3) Kawal pengadaan dan distribusi bantuan langsung saprotan; 4) Tertib administrasi dan pelaporan; 5) Pengawalan dan pendampingan peningkatan produksi di petani; dan 6) Koordinasi dengan pendamping desa dalam verifikasi data, pengadaan dan distribusi bantuan.

Pewarta : Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor

Editor : Ar

Advertisement
Share

Recent Posts

Kompak Dukung Generasi Masa Depan, Wali Kota & Ketua DPRD Kota Bogor Hadiri Puncak Hari Anak Nasional 2026

BOGOR-WARTA BOGOR – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Alun-alun Kota Bogor tak…

3 hours ago

Tugas Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk oleh Presiden Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan…

2 days ago
Advertisement

Efek Jera! Dishub Kota Bogor Bakal Terapkan Denda Parkir Liar, Bisa Kena Rp500 Ribu

BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor tengah mempersiapkan regulasi baru yang…

2 days ago

Mulai September, Pemerintah Pastikan seluruh Bansos Disalurkan Melalui Kopdes Merah Putih

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh bantuan sosial (bansos) dan…

2 days ago

Dedi Mulyadi Janjikan Hadiah Rp5 Juta-Rp50 Juta Bagi Warga yang Lumpuhkan Pelaku Kejahatan

JABAR - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan hadiah bagi warga yang…

3 days ago

Sampah Jadi Listrik, Bogor Bangun Dua PSEL Berkapasitas 2.500 Ton Sampah per Hari

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah…

3 days ago