Berita

Semangat Petani Milenial Polbangtan Bogor Selesaikan Tugas Akhir di Tengah Pandemi Covid-19

SERANG-WARTABOGOR.id – Indonesia saat ini sedang menghadapi wabah Covid-19 yang mengakibatkan terhambatnya sebagian sektor perekonomian. Namun tidak dengan sektor pertanian yang merupakan sektor strategis yang terus digenjot produksinya. Sektor pertanian dituntut untuk terus memproduksi demi menjaga ketersediaan pangan dalam negeri. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pernah berpesan agar mahasiswa pertanian wajib memiliki kesiapan dan kesigapan dalam menghadapi tantangan. “Harus mampu memecahkan segala persoalan dengan cara-cara baru berbasis teknologi,” ujar SYL ketika memberikan kuliah umum kepada mahasiswa beberapa waktu yang lalu.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, pun mengamini. Ia menegaskan, mahasiswa Polbangtan/PEPI sudah seharusnya menjadi motor penggerak transformasi pertanian tradisional Indonesia menuju modern, sesuai kodratnya sebagai generasi milenial.

Advertisement

Pesan tersebut melecut semangat petani milenial Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor asal Banten, Kris Kama Aprianto yang sedang melaksanakan Tugas Akhir (TA) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Awalnya Kris melaksanakan TA di wilayah Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Namun, setelah diberlakukannya status darurat pendemik seluruh mahasiswa tingkat akhir dipulangkan ke daerah masing masing, untuk melaksanakan TA di kampung halaman. ”Pada awalnya semua masih berjalan dengan baik dan lancar, namun ketika status darurat pendemik diberlakukan, semua mulai berubah,” kenangnya sedih.

Sebenarnya ini menjadi hal yang baru bagi Kris, melaksanakan TA di kampung halaman. Karena sebelumnya ia sering melakukan program pendampingan dari Kementan seperti pendampingan UPSUS PAJALE, LTT DAN SIWAB, OPSIN  di Jawa Barat serta pendampingan SERASI di daerah perbatasan Sumatera Selatan.

Advertisement

Aktivis kampus ini merasa senang bisa bertugas di kampung halaman, meskipun ada kendala karena proposal TA yang dibuat sebelumnya mengenai pengendalian hama terpadu tanaman kentang, sementara topografi wilayah Kabupaten Serang tidak cocok untuk tanaman kentang. “Akhirnya saya revisi peneltian saya  untuk komoditas cabai,” imbuhnya.

Sebelum melaksanakan TA, Kris mengajukan permohonan izin ke BPP Kecamatan Petir Kabupaten Serang Banten. Usai keluar surat izin, Kris memulai TA dengan penyebaran wawancara kuesioner, serta membuat petak percontohan. “Hingga saat ini wawancara kuesioner telah dilakukan. Sedangkan petak percontohan tanaman cabai menunggu persemaian tanaman cabai benar benar siap untuk di tanam,” jelasnya.

Walau kondisi pendemik seperti ini bukan menjadi alasan dan batasan bagi Kris untuk tetap melaksanakan TA. Ia pun tak lupa tetap menjalankan protokol kesehatan sebagaimana pesan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Idha Widi Arsanti beberapa waktu lalu. “Agar mahasiswa  tetap jaga kesehatan dan berdoa pada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga kita terhindar dari segala penyakit dan musibah,” tuturnya.

Advertisement

Pewarta : Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor

Editor : Ar

Advertisement
Share

Recent Posts

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Plt Gubernur Bank Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bank Indonesia (BI) resmi menunjuk Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas…

5 hours ago

Festival Merah Putih 2026 Resmi Diluncurkan, Hadirkan 19 Agenda Meriahkan HUT RI di Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

7 hours ago
Advertisement

Pemkot Bogor Bentuk Tim Khusus Cegah Perilaku Penyimpangan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan pembentukan tim khusus untuk…

12 hours ago

Pilu! Tangis Anak Pecah Sambut Jenazah Ayahnya yang Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam

BALI - WARTA BOGOR - Seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah diduga menjadi korban…

13 hours ago

Kompak Dukung Generasi Masa Depan, Wali Kota & Ketua DPRD Kota Bogor Hadiri Puncak Hari Anak Nasional 2026

BOGOR-WARTA BOGOR – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Alun-alun Kota Bogor tak…

1 day ago

Tugas Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk oleh Presiden Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan…

3 days ago