BANDUNG – WARTA BOGOR – Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Dirjen Kemas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi menyebut prevalensi angka stunting di Jawa Barat mengalami penurunan dari 24 persen pada 2021 menjadi 20 persen pada 2022.
“Jadi ini penurunan yang sangat baik ya, dalam kan, rata-rata nasional kita itu turun masih sekitar 2,8 persen tapi ini turunnya 4 persen,” ujar Maria saat memberikan keterangan, Bandung, Senin (23/10/2023).
Ia menilai penurunan angka stunting ini dipengaruhi oleh kabupaten/kota di Jawa Barat yang telah melakukan berbagai upaya terkait pemberian bantuan protein hewani, yakni daging ayam dan telur ayam, untuk meningkatkan gizi pada keluarga sasaran.
“Jadi untuk penduduk yang sangat besar itu prestasi yang sangat baik, karena saya lihat di kabupaten/kota di Jawa Barat ini memang sangat semangat untuk menurunkan stunting,” lanjutnya.
Meski demikian, angka stunting masih terus digenjot, mengingat target angka penurunan stunting pada tahun 2024 yaitu 14 persen sesuai arahan Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi.
“Tapi ini memang masih terlalu tinggi dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) kita kan 14 persen, tahun depan,” pungkas Maria.
Sumber: Antaranews
BOGOR – WARTA BOGOR - Jalan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, ditutup mulai…
BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) membagikan sayuran dan buah-buahan…
BOGOR-WARTA BOGOR — Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Bogor menggelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Bertempat di Gedung Paseban Sri Baduga,…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…
BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…