Pertanian

Kenalkan Pertanian Sejak Dini, Siswa Sekolah Bogor Raya Belajar Pertanian Modern di Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR – Belajar tidak selalu harus di dalam kelas. Hal ini dibuktikan oleh 42 siswa Sekolah Bogor Raya yang bersama empat guru pendamping mengikuti program Agroeduwisata di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor pada Selasa (16/9/2025).

Sejak pagi, para siswa yang dijuluki AgroBuddy sudah dibagi ke dalam empat kelompok. Mereka kemudian berpetualang dari satu pos ke pos lain, mulai dari polinasi, stek, okulasi, hingga cangkok. Setiap kelompok mendapat kesempatan mencoba langsung teknik pertanian sederhana yang sering digunakan petani.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia pertanian. “Mengajarkan pertanian sejak dini adalah investasi masa depan. Anak-anak perlu tahu bahwa bertani itu ilmiah, modern, dan bisa menjadi profesi yang membanggakan,” ujarnya.

Advertisement

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan pertanian dengan sekolah umum seperti Sekolah Bogor Raya menjadi jembatan penting untuk mengenalkan inovasi pertanian sejak dini.

“Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, anak-anak semakin dekat dengan dunia pertanian dan melihatnya bukan hanya sebagai pekerjaan tradisional, tetapi juga bidang yang penuh peluang dengan dukungan teknologi modern,” jelas Santi.

Siswa mengaku senang sekali bisa belajar langsung mencangkok. Karena biasanya mereka hanya lihat di buku pelajaran, tetapi di Polbangtan Bogor bisa praktik sendiri dan tampak bangga dengan hasil percobaannya.

Advertisement

Agroeduwisata Polbangtan Bogor memang dirancang untuk menjadikan pertanian sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan. Anak-anak tak hanya diajak mengenal tanaman, tetapi juga dilibatkan dalam prosesnya secara nyata.

Bagi para guru pendamping, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sulit didapat di kelas. Siswa terlihat jauh lebih aktif ketika belajar langsung di lapangan.

“Mereka jadi lebih berani bertanya, lebih antusias mencoba, dan lebih mudah memahami konsep yang sebelumnya hanya ada di buku. Belajar seperti ini memberikan kesan mendalam yang akan mereka ingat lama”, ujar Azzahra salah satu AgroCrew.

Advertisement

Menurutnya, pengalaman ini bisa menjadi inspirasi pembelajaran di sekolah dengan mengintegrasikan pengalaman agroeduwisata ini dengan materi pelajaran, misalnya saat membahas bioteknologi atau reproduksi tumbuhan. Anak-anak sudah punya pengalaman nyata, jadi lebih mudah.

Kegiatan agroeduwisata yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan sesi refleksi. Setiap kelompok berbagi pengalaman, mulai dari mencoba penyerbukan buatan, menyambung batang tanaman, hingga memahami cara tanaman berkembang biak.

Melalui agroeduwisata ini, Polbangtan Bogor berharap dapat menanamkan benih kecintaan terhadap pertanian sejak dini. Dengan cara belajar yang menyenangkan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga termotivasi untuk melihat pertanian sebagai bagian penting dari kehidupan dan masa depan bangsa. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

5 hours ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

9 hours ago
Advertisement

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

9 hours ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

1 day ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

1 day ago

Usai Bentangkan Spanduk Kritik Pemerintahan di Bundaran HI, Enam Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan

JAKARTA – WARTA BOGOR -  Enam aktivis Greenpeace Indonesia dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada…

1 day ago