Berita

Kerjasama dengan Mercy-USA, Polbangtan Bogor Adakan SL-PTT

BOGOR-WARTABOGOR.id – Pertemuan ketiga SL-PTT Budidaya Padi Organik, Kementerian Pertanian, dan Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor bekerjasama dengan Mercy-USA membahas tentang Penentuan Kalender Tanam dan Sosialisasi Good Agricultural Practices (GAP). Tema ini dipilih untuk mendukung program Budidaya Padi Organik di Gapoktan Jaya Bakti. Menyambung dari materi pertemuan sebelumnya, peserta diajarkan tentang pentingnya penerapan GAP dan prosedur penentuan kalender tanam.

Acara dibuka oleh Rudi Hartono, S.ST., MP, “Pada pertemuan kali ini disampaikan materi tentang kalender tanam oleh Bapak Musyadar, sedangkan narasumber kedua akan membahas tentang Sosialisasi GAP Padi Organik. Sebelum acara dimulai dilaksanakan pre-test dan post-test pada akhir acara. Hal ini bertujuan untuk mengukur atau mengevaluasi tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan pada oleh narasumber”.

Berikutnya disampaikan materi dinamika kelompok oleh Adang selaku PPL BPPPK Cibungbulang, “Masing-masing peserta dalam satu kelompok diminta untuk menggambar satu goresan sehingga terbentuk gambar utuh. Setelah itu, peserta diminta untuk menggambar lagi dengan syarat menentukan ketua kelompok untuk membimbing adanya diskusi penentuan gambar, terbukti hasil gambar lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya diskusi serta kerjasama, adanya pengurus, serta tujuan dapat meningkatkan kekompakan dari kelompok tersebut”.

Advertisement

Setelah pelaksanaan pretest, lanjut pemaparan materi dari narasumber pertama yaitu Achmad Musyadar, SE., MM, “penting adanya penentuan kalender tanam sebelum diadakannya budidaya pertanian. Hal ini bertujuan untuk memperkirakan waktu kegiatan per budidaya tanaman, sebagai pedoman sesuai dengan GAP budidaya padi organik, serta bisa digunakan untuk memperkirakan kebutuhan input budidaya pertanian sehingga tepat jumlah sesuai dengan umurnya”.

Narasumber kedua Neny Musyarofah, SP., M.Si menyampaikan bahwa, “penerapan Good Agricultural Practices bertujuan untuk menghasilkan produk yang aman untuk dikonsumsi. Komponen keberhasilan GAP adalah aman konsumsi pangan, pengelolaan lingkungan dengan benar, keamanan kesehatan dan kesejahteraan pekerja lapang, serta jaminan kualitas produk. Pengembangan budidaya padi organik memiliki potensi ekonomi yang besar. Dari segi harga, produk organik lebih tinggi sehingga sebanding dengan input serta biaya perawatannya. Oleh karena itu, perlu diketahui prosedur penerapan GAP untuk mendukung pertanian organik”.

Kegiatan SL-PTT merupakan program yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia pertanian. Hal ini merupakan dasar untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Peserta sangat antusias terhadap materi yang telah disampaikan. Beberapa pserta menimpali dengan pertanyaan terkait bahan-bahan materi pada hari tersebut.

Advertisement

Pewarta : Intan Kusums Wardani

Sumber : Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

2 hours ago

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

1 day ago
Advertisement

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

1 day ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 days ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

2 days ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

2 days ago