INDRAMAYU-WARTABOGOR.id – Budidaya padi ramah lingkungan dilakukan oleh kelompok tani Pasir Muncang III, Desa Baleraja, Kecamatan Gantar, Indramayu. Melalui padi ramah lingkungan yang diproduksinya diharapkan membuat konsumen sehat, lingkungan sehat, petani sehat dan sejahtera.
“Kelompok kami punya tujuan ikut menjaga ketersediaan pangan yang halal, toyib dan berwawasan lingkungan dengan memproduksi beras sehat,” kata Ketua Poktan Pasir Muncang III, Nanang Wikarya.
Menurut Nanang, padi yang ditanam tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia. “Pupuk yang kami gunakan organik dan pestisida yang digunakan nabati,” ujarnya.
Nanang pun mengaku sedang mengurus sertifikat organik dari produk dan lahan yang digunakannya untuk memproduksi beras sehat tersebut.
Sesuai dengan misi poktan, dengan bertambahnya areal sawah bebas bahan kimia, kesuburan tanahnya pun bertambah dan ramah lingkungan. Selain mengembalikan kesuburan tanah, hasil panen pun jadi lebih baik. Pasalnya, bulir padi lebih besar dan berisi. Akibatnya, produktivitas lahan pun terdongkrak. “Kami turut menjaga alam dan berharap alam jaga kita,” kata Nanang.
Saat ini Nanang baru saja panen dengan luas 0,5 Ha, produksi 7,68 ton/ha. Harga jual gabah hasil panen dengan menggunakan pupuk organik dan lahan yang sehat pun lebih tinggi ketimbang gabah biasa. Hal ini jelas menguntungkan para petani dan bisa mendongkrak kesejahteraan pada petani.
Nanang mengaku, dengan adanya usaha kelompok tani berupa beras sehat, pendapatan petani meningkat karena harga berasnya dijual 20.000 per kg. Beras tersebut dikemas dengan ukuran 5 kg. “Sementara ini beras dijual di sekitar Indramayu dan Subang,” ungkapnya.
Pewarta : Dedi Setiadi (BPP Gantar) & O’eng A (Polbangtan Bogor)
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…