Berita

Petani dan Penyuluh BPP Waluran Senang Hasil Panen Raya Mencapai 2 Milyar di Tengah Pandemi Covid-19

SUKABUMI-WARTABOGOR.id –Pertanian tidak berhenti ditengah pandemi Covid-19, begitulah target utama dari Kementerian Pertanian. Sebagai bagian dari penghasil pangan utama bagi seluruh rakyat Indonesia, maka Kementerian Pertanian berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pangan saat ramadhan hingga lebaran agar jumlahnya cukup dengan harga yang terjangkau meskipun ditengah pandemi Covid-19.

Kondisi pertanian saat ini menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sampai dengan Mei ini dalam neraca nasional kita secara keseluruhan, ketersediaan pangan cukup bagus dan cukup terkendali dengan aman. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran penyuluh pertanian.

Hal ini selaras dengan pernyataan Prof. Dedi Nursyamsi bahwa “Menteri Pertanian sudah mencanangkan bahwa penyuluh itu garda terdepan pembangunan pertanian Indonesia. Pelakunya adalah BPP, maka siapa BPP, mereka lah penyuluh”. Oleh karena itu, strategi utama untuk menjaga ketersediaan pangan aman melalui pendampingan penyuluh pada Kosratani di berbagai wilayah termasuk Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi.

Advertisement

Koordinator BPP Waluran Eko Dwi Harianto mengajak teman-temannya sesama penyuluh untuk terus semangat mendampingi petani. “Tentu saja tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang disarankan,” tuturnya.

Pesan tersebut selalu dipegang Erna Mulyani, Penyuluh Pertanian Desa Sukamukti Kecamatan Waluran . Hari ini dirinya mendampingi petani di Kelompoktani Cirakecik . “Luas lahan yang dipanen adalah 6 ha petani menanam varietas ciherang seluas 4 ha dan sisanya menanam hibrida mapan,” ujarnya.

Hasilnya sungguh membanggakan produksi Ciherang mencapai 28.8 ton GKP, sedangkan Hibrida Mapan sebanyak 18.8 ton. “Jika dihitung pendapatan kotor petani pada musim panen raya ini mencapai 2,19 milyar,” ucap Erna dengan bangganya.

Advertisement

Berita ini tentu merupakan angin segar bagi pertanian di Indonesia. Terbukti ketersediaan pangan masih aman walaupun ditengah pandemi covid 19, sekaligus petani masih bisa mendapat penghasilan yang layak.

Pewarta : Intan Kusuma Wardani – Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

6 hours ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

14 hours ago
Advertisement

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

16 hours ago

Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, 14 ASN Diperiksa

KABUPATEN BOGOR - BOGOR - Kabar adanya dugaan praktik jual beli jabatan mencuat di lingkungan…

17 hours ago

Pemkot Bogor Siapkan Rp51 Miliar untuk Lanjutkan Revitalisasi Tahap ke-2 GOR Pajajaran

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan anggaran sekitar Rp51 miliar untuk melanjutkan…

1 day ago

Viral Chat Pelecehan Seksual Mahasiswa FHUI, Rektor UI Buka Suara

JAKARTA - WARTA BOGOR - Viral di media sosial percakapan bernada pelecehan seks di grup…

2 days ago