Berita

Mahasiswa Polbangtan Bogor Ajak Petani Fermentasikan Jerami untuk Pakan Ternak

PESAWARAN-WARTABOGOR.id – Desa Trirahayu, Kecamatan Negrikaton, Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu sentra pertanian dan peternakan di Lampung. Sayangnya sebagian besar jerami terbuang percuma.

“Saya berupaya mengedukasi masyarakat di sekitar tempat tinggal saya yang kebanyakan adalah petani dan peternak untuk bias memanfaatkan limbah jerami pasca panen di bulan Mei ini menjadi bahan pakan,” ungkap salah satu mahasiswa tingkat 11 Jurusan Peternakan, Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Rudi Cahyono Putro.

Jejaka yang biasa disapa Rudi ini merupakan putra daerah yang sangat prihatin melihat melimpahnya jerami sisa panen petani yang berakhir dengan dibakar bahkan dibuang percuma.

Advertisement

Karenanya, Rudi berinisiatif untuk mengajak petani dengan memanfaatakan jerami sebagai pakan fermentasi untuk sapi. “Dengan memafaatkan jerami yang difermentasi ini sangat bermanfaat untuk pakan ternak,” tambahnya.

Pakan yang telah difermentasi tersebut bisa membantu pencernaan ternak, sehingga hewan tidak perlu mengeluarkan energi lebih untuk memperosesnya. Dengan fermentasi juga kualitas pakan akan meningkat karena nutrisi pakan tetap terjaga meskipun tumbuhan yang digunakan tidak segar lagi. 

“Semester kemarin saya sempat melakukan praktik mata kuliah Produsi dan Pengolahan Hijauan Makan Ternak dengan fermentasi pakan, sehingga saat saya pulang kampung seperti ini bisa langsung saya praktikkan secara luas,” bebernya. 

Advertisement

Bahan dasar pembuatan fermentasi pakan ternak yaitu dari jerami terutama jerami padi. Kemudian jerami tersebut dipotong dengan ukuran kurang lebih 15 sampai 25 cm. Potongan tersebut kemudian dicampurkan dengan larutan campuran probiotik (EM4), molases dan air serta ditaburkan dedak dan kemudian diaduk merata. “Selanjutnya diletakkan ke dalam drem atau plastik dan kita tutup untuk proses fermentasi selama 2 minggu,” jelasnya.

Upaya Rudi untuk mengedukasi masyarakat sekitar juga diapresiasi dan membuatnya menjadi dibutuhkan di tengah masyarakat. “Ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi positif saya bagi pengembangan pembangunan peternakan.  Sebab peternakan tidak boleh berhenti! Anak muda peternak melenial maju terus, tetap semangat, Polbangtan Bisa!,” tegas Rudi dengan penuh semangat.

Peawarta : Arif Prastiyanto

Advertisement

Sumber : Polbangtan BOgor

Share

Recent Posts

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Konsep yang Mirip Minimarket

BOGOR - WARTA BOGOR - Keberadaan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah daerah tengah…

9 minutes ago

Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Anak Bahlil Sampai Memanggilnya ‘Bapak MBG’

WARTA BOGOR - Lagu "Mas Bahlil Ganteng" atau yang populer dengan singkatan MBG terus menjadi…

59 minutes ago
Advertisement

Lebih dari 10 Ribu WNI Terlibat Kasus Online Scam di Kamboja, Ajukan Permohonan Pulang ke Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mencatat lonjakan…

3 hours ago

Sejarah Lahirnya Pancasila: Dari Sidang BPUPKI hingga Menjadi Dasar Negara Indonesia

WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…

23 hours ago

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

1 day ago

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

1 day ago