Pasang Spanduk, PPMKP Kampanye “Kenyang Ga Harus Nasi”

BOGOR-WARTABOGOR.id – PPMKP : Upaya mengajak masyarakat untuk penganekaragaman pangan, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor gencarkan sosialisasi dengan memasang spanduk kampanye diversifikasi pangan “Kenyang Ga Harus Nasi.”

Ditemui usai terjun langsung dalam kegiatan pemasangan spanduk, Yusral Tahir Kepala PPMKP mengatakan sosialisasi penganekaragaman pangan perlu lebih intensif dan berkelanjutan. Sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maka perlu mensosialisasikan program Kementerian Pertanian (Kementan) mengenai diversifikasi pangan kepada masyarakat di semua level. Ia menambahkan pemasangan spanduk sosialisasi diversifikasi pangan ini dilakukan di lokasi-lokasi strategis di lingkungan PPMKP Ciawi Bogor, sehingga masyarakat dapat melihat ajakan ini. Apalagi setiap weekend lokasi perkantoran PPMKP dilintasi banyak wisatawan lokal yang hendak ke wilayah puncak ataupun pulang dari kawasan puncak.

“Spanduk diversifikasi pangan Kenyang Ga Harus Nasi dipasang di lokasi – lokasi strategis di PPMKP diantaranya di gerbang depan, agar terlihat oleh masyarakat, wisatawan lokal yang weekend melintasi PPMKP,” ujar Yusral, Senin (14/9).

Advertisement

Dengan kampanye melalui spanduk ini diharapkan masyarakat lebih mengerti tentang pengertian pangan dalam arti yang luas.

“Mengenai pengertian pangan, ini perlu kesamaan persepsi dengan masyarakat selaku konsumen. Sebagai contoh, pengertian pangan tersebut tidak hanya beras atau nasi tapi bisa pula berupa umbi-umbian seperti singkong, ubi jalar, jagung, dan sagu yang juga mempunyai kandungan karbohidrat,” terangnya.

Atase Pertanian (Atani) di Roma 2015-2018 ini berharap dengan adanya kesamaan persepsi ini diharapkan bisa merubah pemikiran bahwa kalau tidak mengonsumsi nasi belum kategori makan.

Advertisement

Yusral mengatakan ia akan mengimplementasikan program ini dengan menerapkan sehari tanpa nasi di lingkungan kerja PPMKP.

“Tapi mungkin istilahnya dirubah, bukan One Day No Rice, tapi One Day with jagung, singkong, talas, pisang dan kentang, yang menjadi enam fokus komoditas diversifikasi pangan,” katanya.

Dengan tidak hanya menggantungkan kebutuhan konsumsi pada beras, katanya, kedaulatan pangan bagi Indonesia, sebagaimana keinginan pemerintah akan terwujud.

Advertisement

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan, upaya sekecil apapun akan menjadi langkah untuk turut memperkuat ketahanan bangsa yang artinya kita memiliki kekuatan dan kemampuan bersama. Mentan menegaskan diversifikasi pangan harus dimulai dengan membangun mindset bahwa kenyang tidak harus makan nasi.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan diversifikasi pangan bermanfaat untuk memperoleh nutrisi Dari sumber gizi yang lebih beragam dan seimbang. Nutrisi dan gizi seimbang tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas tubuh.(Regi/PPMKP/Wan)

Advertisement
Share

Recent Posts

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Konsep yang Mirip Minimarket

BOGOR - WARTA BOGOR - Keberadaan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah daerah tengah…

1 hour ago

Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Anak Bahlil Sampai Memanggilnya ‘Bapak MBG’

WARTA BOGOR - Lagu "Mas Bahlil Ganteng" atau yang populer dengan singkatan MBG terus menjadi…

2 hours ago
Advertisement

Lebih dari 10 Ribu WNI Terlibat Kasus Online Scam di Kamboja, Ajukan Permohonan Pulang ke Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mencatat lonjakan…

4 hours ago

Sejarah Lahirnya Pancasila: Dari Sidang BPUPKI hingga Menjadi Dasar Negara Indonesia

WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…

24 hours ago

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

1 day ago

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

1 day ago