Berita

Meski Pandemi, Kostratani Ciemas Dampingi Petani Tanam Padi Tanpa Cemas

SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Mewabahnya Covid-19 tidak membuat petani padi patah semangat menanam padi. Kostratani Ciemas pun tak pernah cemas mengahadapi pandemi ini. Tanggung jawab mendampingi petani, pahlawan pangan Indonesia menanam padi terus dijalankan demi mendukung percepatan tanam di Kabupaten Sukabumi.

Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ciemas, Aang Eso Suwarso mengatakan, Mei ini hampir semua kelompotani kecamatan Ciemas memasuki masa tanam karena semua lahan sudah panen raya padi. “Kami selalu berkoordinasi dengan penyuluh masing-masing poktan untuk semangat mendampingi mereka tanam padi,” jelasnya.

Lebih lanjut Aang menuturkan bahwa di Desa Cibenda Kelompoktani Mukti blok Pasir Loa tanam padi seluas  24 Ha. Sedangkan Kelompoktani Mustika Bumi tanam padi di areal seluas 11 Ha. Demikian juga Kelompoktani Sinar Jaya blok Cipari seluas 40 Ha.

Advertisement

“Ada dua tempat lagi, Kelompoktani Sinar Laut blok Cimarinjung Desa Ciemas tanam padi di areal seluas 27 Ha. Kelompoktani Al Muhajir blok Pamoyanan desa Mekarsakti luas tanam 65 Ha,” imbuhnya.

Aang berharap usahatani padi petaninya didampingi penyuluh berjalan lancar dan produktivitasnya tinggi. “Semoga musim tanam kali ini hasilnya memuaskan seperti musim tanam kemarin,” pungkasnya.

Menteri Pertanian (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini adalah saatnya semua lini bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi akan baik.

Advertisement

“Negara sedang dalam kondisi yang tidak biasa dan kita sebagai pejabat pemerintah di bidang pertanian harus hadir menyelamatkan 267 juta jiwa penduduk Indonesia,” ujar Mentan SYL.

Hal demikian ditegaskan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang mengatakan meskipun di tengah pandemi Covid-19 sektor pertanian tidak berhenti, bahkan peran Kostratani justru menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian dan ekspor berbasis IT.

Pewarta : Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Alpukat Kendil, Si Bentuk Bulat yang Legendaris dan Digemari Masyarakat

BOGOR-WARTA BOGOR — Di antara sekian banyak varietas alpukat yang tumbuh subur di Indonesia, Alpukat…

5 hours ago

Bangsamoro Siap Mengukir Sejarah dalam Pemilihan Parlemen Pertama

COTABATO CITY-WARTA BOGOR — Setelah puluhan tahun upaya perdamaian dan perjuangan pemerintahan mandiri yang lebih…

12 hours ago
Advertisement

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

2 days ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

3 days ago

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

3 days ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

3 days ago