Kota Bogor

Nasib Biskita Bogor Terancam, Dana Pemkot Bogor Hanya Sanggup Tahan 4 Bulan

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mengaku tidak sanggup bila harus mengelola Biskita Trans Pakuan tanpa bantuan subsidi dari Pemerintah Pusat.

APBD Kota Bogor hanya menyediakan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk pengelolaan Biskita Bogor.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra operasional Biskita Bogor per tahun-nya menelan anggaran mencapai Rp 54 miliar.

Advertisement

Kini, Kementerian Perhubungan telah memutuskan menyetop kucuran dana subsidi untuk Biskita Bogor.

Dengan anggaran Rp 10 miliar, Marse memprediksi operasional Biskita Bogor hanya mampu bertahan selama 4 bulan.

“Mengoperasionalkan selama setahun, ya tidak cukup juga. Karena kebutuhan untuk 4 koridor saja itu kurang lebih sekitar Rp 54 miliaran per tahun. Hanya untuk 4 bulan mungkin. Setelah 4 bulan tidak tahu nasibnya juga,” ujar Marse.

Advertisement

Selain itu anggaran tersebut juga hanya cukup untuk operasional dua koridor saja.

“Rencananya di koridor 1, dan 2 saja,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek memutuskan tidak akan memberikan subsidi ke Pemkot Bogor terkait pengelolaan layanan buy the service (BTS) Biskita Transpakuan.

Advertisement

Pemkot Bogor dipastikan harus mengelola sendiri Biskita Transpkakuan mulai tahun 2025.

Plt. Kepala BPTJ, Suharto mengatakan proses hand over atau pemindahan pengelolaan kepada Pemkot ini sebetulnya sudah direncanakan akan dilakukan pada tahun 2023 lalu.

Namun, saat itu Pemkot Bogor belum siap menyanggupinya.

Advertisement

“Tapi karena waktu itu Pemkot Bogor belum siap dan waktu yang tidak memungkinkan untuk proses pengalihan akhirnya kami kembali memperpanjang hingga Tahun 2024,” kata Suharto dalam keterangan tertulisnya kepada TribunnewsBogor, Selasa (14/1/2025).

Suharto melanjutkan pada tahun 2024 lalu, Pemkot menyanggupi untuk mengelola Biskita sendiri.

Pemkot menyanggupi akan mengelola pada tahun 2025 dengan mengalokasikan sebesar 10 Miliar.

Advertisement

Proses pengalihan ini juga sudah tertuang dalam  surat kesanggupan pelimpahan subsidi angkutan umum dengan skema BTS di Kota Bogor Tahun 2025 dari Dinas Perhubungan Kota Bogor kepada BPTJ tanggal 25 Juni 2024 lalu.

“Pengalihan ini memang tidak dilakukan sepihak dan tidak mendadak namun ada proses yang dilakukan cukup panjang,” jelasnya.

 

Advertisement

 

 

Sumber: TribunnewsBogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

15 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

17 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

18 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

3 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

3 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

3 days ago