Berita

Nola Handriati, Manfaatkan Medsos Pasarkan Mentimun Petani

CIANJUR-WARTABOGOR.id –Harga mentimun sekarang tengah anjlok lantaran berkurangnya pasokan ke Pasar Induk. Tak hanya itu, pemasaran melalui tengkulak pun kian memberatkan di masa pandemi COVID 19 sekarang.

Seorang mahasiswi Nola Handrianti jurusan Pertanian Prodi Agribisnis Hortikultura  Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melakukan kunjungan ke BPP Cilaku-Cianjur dan melakukan survei ke petani hortikultura yang didampingi penyuluh setempat, Lia.

“Sedih rasanya dalam situasi sekarang di tengah wabah corona yang menjadikan harga sayuran menurun salah satunya mentimun, yang biasanya dijual Rp.5000/kg sekarang menjadi Rp.3.500/kg yang dijual langsung ke bandar pasar induk yang ada di Cianjur,” ungkap petani hortikultura yang ada di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur yang ditemui Nola.

Advertisement

Kondisi serupa juga ditemui Nola di petani di Desa Mulyasari. Kondisi tersebut kian diperburuk dengan masih tergantungnya petani terhadap tengkulak. “Mereka umumnya lebih dekat rumahnya ke petani sehingga lebih tergantung pada tengkulak, tidak perlu keluar ongkos banyak,” beber Nola.

Tengkulak inilah yang kemudian memasarkan ke pasar Jakarta dan Bekasi. “Kalau di desa Mulyasari, mereka tidak pasarkan ke Pasar Induk Cianjur karena harganya sama saja,” tambah Nola.

Seperti yang terjadi saat panen, Senin (15/6) dimana petani dibantu Nola melakukan sortasi dan packaging menggunakan karung bening agar terlihat. Pengiriman juga menggunakan kendaraan angkutan umum karena murah dan barang pun sedikit. 

Advertisement

Melihat kondisi demikian, Nola ikut bersedih dan membulatkan tekad untuk membantu strategi pemasaran mentimun, salah satunya memanfaatkan media sosial (medsos) berupa Whatsapp Group. 

Setelah panen pertama itu, kita langsung bentuk strategi bagaimana kalau tidak hanya dijual ke tengkulak ataupun bandar saja, karena itu terlalu murah. Dan petani setuju untuk mencobanya,” beber Nola.

Pemasaran pun dilakukan langsung ke warga setempat maupun sekitar Cianjur melalui online dan jejaring penyuluh dengan harga yang lebih wajar. “Responnya pun sangat baik dan semoga dengan cara ini bisa membantu petani dengan lebih baik,” harapnya.

Advertisement

Inovasi yang dilakukan Nola merupakan jawaban dari arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang selalu menekankan generasi milenial harus memiliki kesiapan dan kesigapan dalam menghadapi tantangan.

“Generasi milienial pertanian harus mampu memecahkan segala persoalan dengan cara-cara baru berbasis teknologi”, pesan Mentan dihadapan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) beberapa waktu yang lalu.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, pun mengamini pesan Mentan. Ia menegaskan, mahasiswa Polbangtan/PEPI sudah seharusnya menjadi motor penggerak transformasi pertanian tradisional Indonesia menuju modern, sesuai kodratnya sebagai generasi mile

Advertisement

Pewarta : Arif Prastiyanto

Sumber : Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Sampah Jadi Listrik, Bogor Bangun Dua PSEL Berkapasitas 2.500 Ton Sampah per Hari

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah…

4 hours ago

Tak Ingin Bebani APBD, DPRD Bogor Usulkan Skema Baru Subsidi Biskita

BOGOR - WARTA BOGOR - DPRD Kota Bogor memberikan sejumlah catatan strategis dalam pembahasan Pertanggungjawaban…

6 hours ago
Advertisement

Hari Anak Nasional 2026 Jadi Pengingat Pentingnya Hak dan Perlindungan Anak

WARTA BOGOR - Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diperingati setiap 23 Juli kembali menjadi…

6 hours ago

Prabowo Tunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi…

19 hours ago

Setelah KDMP, Pemerintah Siapkan Program Besar untuk 40 Ribu Desa di Indonesia!

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mematangkan pelaksanaan…

1 day ago

Uji Coba Kabogorbus Raup 28 Ribu Penumpang, Pemkab Bogor Siapkan Pengembangan Lanjutan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan rencana pengembangan Kabogorbus sebagai…

1 day ago