Tech

OJK Buka Suara Terkait Data KTP di Google Disalahgunakan Orang Untuk Utang Pinjol

JAKARTA – WARTA BOGOR – Data Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang tersebar di mesin pencarian Google ternyata disalahgunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab untuk meminjam atau berutang pada pinjaman online (pinjol) atau peer-to-peer (P2P) lending tanpa sepengetahuan pemilik KTP tersebut.

Informasi ini terungkap dalam unggahan pengguna Facebook dalam grup ‘LOKER KHUSUS SLAWI LEBAKSIU BALAPUNG’ yang tersebar dan menjadi viral di media sosial.

Hal ini membuat resah warganet. Mereka takut data pribadinya digunakan orang lain untuk meminjam dana dari pinjol.

Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah buka suara terkait hal tersebut. OJK memastikan melakukan pengawasan pada informasi tersebut, termasuk akan langsung bertindak saat mengetahui adanya pelanggaran dari pihak pinjol.

“Kami mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran atas pentingnya data pribadi, di antaranya berupa data KTP untuk menghindari kemudahan penyalahgunaan data dari pihak yang tidak berwenang,” ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Agusman dalam konferensi Pers RDKB, beberapa waktu lalu.

Pihak P2P lending, dia menjelaskan diwajibkan melakukan verifikasi keaslian identitas pelamar pinjaman. Terkait verifikasi tersebut tertuang dalam aturan POJK nomor 10 tahun 2022.

Advertisement

Saat ini, penyelenggara P2P lending diketahui menerapkan Know Your Customer (KYC) yang moderat dan menggunakan teknologi. Salah satunya meminta selfie (swafoto) yang hidup seperti meminta pengguna untuk mengedipkan mata hingga menengok, sebagai cara memastikan foto sama dengan identitas.

OJK juga terus mendorong pihak P2P meningkatkan kualitas KYC. Dengannya diharapkan bisa mencegah praktik kejahatan yang terjadi belakangan ini.

 

Advertisement

Sumber: CNBC Indonesia

Share

Recent Posts

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

7 hours ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

7 hours ago
Advertisement

Trump Klaim “Buka Selat Hormuz”, Sebut Dilakukan untuk China dan Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…

9 hours ago

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

1 day ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

1 day ago

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

1 day ago