Umum

Pajak Warga Jabar Biayai Pendidikan Hampir 1 Juta Siswa

JABAR – WARTA BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi masyarakat yang taat membayar pajak. Penerimaan dari pajak tersebut turut digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pendidikan bagi hampir satu juta siswa di Jawa Barat.

Anggaran sekitar Rp1,2 triliun dialokasikan untuk mendukung pelayanan pendidikan, di antaranya pembayaran listrik dan air sekolah, pembangunan ruang kelas, pembangunan sekolah baru, serta kebutuhan pendidikan lainnya.

Anggaran tersebut berada di luar Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sertifikasi guru.

Advertisement

Selain siswa sekolah negeri, dukungan pendidikan juga diberikan kepada siswa SMA dan SMK swasta melalui program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK).

Pada 2026, sebanyak 31.663 siswa yang tidak diterima di sekolah negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendapat bantuan melalui program tersebut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, anggaran program SSK pada 2026 mencapai Rp73 miliar. Dana tersebut digunakan antara lain untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp150.000 per bulan bagi siswa SMA dan Rp175.000 per bulan bagi siswa SMK.

Advertisement

Pemerintah juga menanggung dana sumbangan pendidikan atau uang pangkal sekolah sebesar Rp1,5 juta per siswa per tahun.

“Ini semua yang membiayai warga Jabar yang membayar pajak. Jadi gratis pendidikan di Jabar itu digratiskan oleh warga Jabar,” kata Dedi Mulyadi, dikutip dari keterangan Pemprov Jabar.

Bantuan juga diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dalam bentuk perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, sepatu, dan buku.

Advertisement

Sebanyak 38.887 siswa menerima bantuan senilai Rp1,8 juta per siswa per tahun, dengan total anggaran mencapai Rp70 miliar.

Pemprov Jabar juga menyediakan bantuan bagi siswa yang berisiko putus sekolah. Sebanyak 117.457 siswa mendapat bantuan pembayaran iuran dengan nilai Rp600.000 per siswa per tahun. Total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai sekitar Rp70 miliar.

Dedi mengatakan berbagai program tersebut merupakan bentuk pemanfaatan penerimaan daerah untuk mendukung layanan pendidikan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Jawa Barat, termasuk sektor pendidikan, dengan memenuhi kewajiban membayar pajak.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: detiknews

Advertisement
Share

Recent Posts

Polri Telusuri Sosok Pemberi Perintah Penyadapan Presiden Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Polri masih mendalami kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo…

17 minutes ago

Gegara Komentar Sambal Keasinan, Pria di Garut Tikam Ponakan hingga Tewas

GARUT - WARTA BOGOR - Kegiatan makan bersama atau ngaliwet yang seharusnya berlangsung hangat di…

1 day ago
Advertisement

Polri Siapkan Sidang Etik Empat Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Polri menyatakan empat perwira tinggi yang menjadi tersangka dalam kasus…

3 days ago

Panik Kepergok Mesum, Guru Ponpes Tabrak Dua Polisi di Tol Banten

BANTEN - WARTA BOGOR - Polisi menangkap ED (27), pengemudi Toyota Avanza yang diduga menabrak…

3 days ago

Judo Sumbang 4 Emas Perdana untuk Kota Bogor di Porprov XV Jabar 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Kontingen Kota Bogor berhasil meraih empat medali emas perdana dalam…

3 days ago

Malam Ini! Sule dan Nunung Bakal Meriahkan Pagelaran Wayang Golek di Balai Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Peringatan Hari Wayang Nasional 2026 di Kota Bogor akan dimeriahkan…

3 days ago