BOGOR – WARTA BOGOR – Seorang pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane pada Minggu (1/2/2026) malam. Korban diduga terpeleset saat melakukan pengecekan baut pada konstruksi jembatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, mengatakan korban bernama Prangki (25), yang merupakan pekerja dalam proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji.
“Telah terjadi jatuh atau terpeleset ke sungai satu orang pekerja atasnama prangki (25), yang bersangkutan pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani, Minggu (1/2/2026).
Adam menyebutkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban berada di bagian atas konstruksi jembatan untuk mengecek baut-baut. Namun, korban diduga kehilangan pijakan hingga terjatuh ke aliran Sungai Cisadane yang berada tepat di bawah jembatan.
“Kejadian pada saat korban sedang pengecekan baut-baut, tiba-tiba terpeleset (lalu jatuh) ke Sungai Cisadane. Kejadian hari ini pukul 20.00 WIB,” kata Adam.
Hingga Minggu malam, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Forkopimcam Rumpin dan Gunung Sindur, serta unsur terkait lainnya telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
“Sampai saat ini masih dalam pencarian. Kami beserta jajaran Forkopimcam Rumpin dan Gunungsindur telah berada dilokasi kejadian, dan telah meminta bantuan BPBD dan Damkar untuk melakukan pencarian,” ujar Adam.
Jembatan Leuwiranji merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Rumpin dan Gunung Sindur. Di bawah jembatan tersebut mengalir Sungai Cisadane dengan arus yang cukup deras.
Sebelumnya, jembatan ini ditutup total sejak 13 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 karena menjalani proses pemeliharaan dan renovasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor.
Sekretaris DPUPR Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, menyebutkan pemeliharaan jembatan dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas warga. Proyek tersebut dilaksanakan selama sekitar 1,5 bulan dengan anggaran mencapai Rp4,8 miliar.
“Proses pemeliharaan dilaksanakan selama 1,5 bulan dengan total anggaran Rp 4,8 miliar,” jelasnya.
Sumber: detiknews
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…