BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mengembangkan Bogor Edu Wisata Farm and Nursery (Berseri) sebagai kawasan percontohan ketahanan pangan berbasis pertanian perkotaan.
Berlokasi di lingkungan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, kawasan ini mengintegrasikan berbagai kegiatan budidaya, mulai dari tanaman buah, sayuran, hingga perikanan. Berseri juga disiapkan sebagai sarana edukasi dan wisata pertanian bagi masyarakat.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung perkembangan kawasan Berseri pada Senin, (2/112026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana pengembangan fasilitas pertanian dan perikanan berjalan sesuai dengan tujuan program.
Dalam kunjungannya, Dedie melihat langsung kebun anggur yang dikembangkan melalui fasilitas greenhouse berukuran sekitar 5 x 6 meter.
Di dalam greenhouse tersebut terdapat tujuh batang anggur dari varietas GosV, Julian, dan Angelica. Pengembangan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan budidaya tanaman buah di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Selain kebun anggur, kawasan Berseri juga dilengkapi fasilitas budidaya sayuran menggunakan sistem hidroponik. Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan lahan terbatas untuk menghasilkan berbagai komoditas pangan.
Sekretaris DKPP Kota Bogor, Wina, mengatakan Berseri dirancang tidak hanya sebagai kawasan budidaya, tetapi juga menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata pertanian bagi masyarakat.
“Di dalamnya terdapat greenhouse yang dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman buah-buahan serta sayuran dengan sistem hidroponik,” ujar Wina.
Tak hanya sektor pertanian, DKPP Kota Bogor juga mengembangkan budidaya ikan nila dengan menerapkan sistem bioflok. Menurut Wina, budidaya tersebut telah beberapa kali menghasilkan panen.
“Hasil budidaya ikan nila tersebut dibagikan kepada masyarakat berisiko stunting, termasuk sayur dan buah,” katanya.
Wina berharap keberadaan Berseri dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, sekaligus penelitian bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, petani, hingga pembudidaya ikan.
Melalui pengembangan kawasan ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal dan mempelajari berbagai inovasi di bidang pertanian serta perikanan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah memperkuat ketahanan pangan di Kota Bogor, khususnya dalam menghadapi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.
Sumber: RRI
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap perkembangan penanganan 25 merek beras fortifikasi yang ditemukan tidak memenuhi…
LAMPUNG - WARTA BOGOR - Polda Lampung mengungkap fakta baru di balik penyitaan uang palsu…
JABAR - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Kepala…
WARTA BOGOR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan delapan langkah kesiapsiagaan bagi pemerintah daerah…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah berencana memperluas pemungutan pajak digital dengan melibatkan perbankan, perusahaan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka akses trase baru Jalan…