Health

Peneliti : Mutasi Virus Corona Lebih Mudah Menular ke Anak

JAKARTA – WARTABOGOR.id – Virus corona varian baru yang bermutasi dan berkembang di Inggris disebut lebih mudah menular ke anak-anak.

Hal itu diungkapkan Epidemiolog Imperial Collage London, Professor Neil Ferguson yang juga anggota dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Group (NERVTAG).

“Ada petunjuk bahwa virus ini memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak,” kata Ferguson, melansir Business Insider, Sabtu (26/12).

Advertisement

Ferguson menjelaskan, ada peningkatan kecil namun signifikan terhadap proporsi kasus virus corona varian baru terhadap anak di bawah usia 15 tahun, dibandingkan dengan varian lama. Ia mengatakan, hal itu tidak berarti akan mempengaruhi anak-anak lebih buruk.

“Saya ingin menekankan, meskipun ini adalah perubahan yang signifikan (dalam distribusi usia), ini bukan perubahan besar, ini relatif kecil,” katanya.

Ferguson menjelaskan, hal ini bisa jadi disebabkan oleh reseptor ACE-2, tempat virus mengikat sedikit berbeda pada anak-anak dan orang dewasa.

Advertisement

Ia juga mengaku mendapat laporan bahwa sejumlah sekolah di Inggris saat ini telah menerapkan kebijakan lockdown yang paling ketat menyusul temuan virus corona jenis baru ini.

Kekhawatiran ini berbanding terbalik dari varian virus corona sebelumnya di Inggris. Kepala Petugas Medis di Inggris, Christ Witty pada Agustus lalu, menyatakan bahwa ada bukti, meskipun tidak konklusif, bahwa anak-anak cenderung tidak tertular covid-19 daripada populasi umum.

Kendati begitu, Kepala Departemen Penyakit Menular Imperial Collage London, Wendy Barclay mengatakan bahwa belum ada jumlah data yang menunjukkan jenis virus korona baru ini lebih menular ke anak- anak. Namun, menurut Barclay, anak-anak biasanya memang mudah terinfeksi virus pernapasan.

Advertisement

“Kami tahu bahwa hampir semua infeksi saluran pernapasan lainnya menyebar diantara anak-anak. Saya tidak heran jika akhirnya (virus corona jenis baru) menyebar (diantara anak-anak),” tutur Barcley. (m.cnnindonesia.com)

Share

Recent Posts

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

14 hours ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

14 hours ago
Advertisement

Trump Klaim “Buka Selat Hormuz”, Sebut Dilakukan untuk China dan Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…

16 hours ago

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

1 day ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

2 days ago

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

2 days ago