Pertanian

Polbangtan Bogor Resmi Jadi Liaison Officer Brigade Pangan Jambi, Dorong Modernisasi Pertanian di Wilayah OPLAH

JAMBI-WARTA BOGOR – Semangat modernisasi pertanian semakin menggelora di Provinsi Jambi. Kamis pagi ini, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor tampil sebagai narasumber utama dalam kegiatan pembentukan Brigade Pangan Tahun 2025 yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (9/7)

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah kerja Optimalisasi Lahan (OPLAH) Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur dipandang sebagai kawasan potensial untuk pengembangan pertanian produktif, dengan dukungan infrastruktur dan komitmen berbagai pemangku kepentingan di dalamnya. Di sinilah Brigade Pangan memainkan peran penting sebagai garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan berbasis kolaborasi generasi muda, teknologi, dan kelembagaan.

Advertisement

Keterlibatan Polbangtan Bogor dalam program Brigade Pangan kini semakin kuat dengan ditetapkannya institusi ini sebagai Liaison Officer (LO) Brigade Pangan Provinsi Jambi. Penetapan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Nomor 128/Kpts/SM.010/I/07/2025, tertanggal 1 Juli 2025.

Sebagai LO, Polbangtan Bogor akan memainkan peran koordinatif dan fasilitatif, menjadi jembatan antara pusat dan daerah dalam pelaksanaan program-program ketahanan pangan, pendampingan petani milenial, hingga advokasi penguatan kapasitas penyuluh dan kelembagaan petani di wilayah Provinsi Jambi.

Program Brigade Pangan merupakan inisiatif Kementerian Pertanian yang menggerakkan kelompok pemuda tani, penyuluh, dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mendampingi proses modernisasi dan optimalisasi lahan. Dengan basis kegiatan di wilayah OPLAH, Brigade Pangan hadir sebagai kekuatan kolektif untuk menjawab tantangan krisis pangan global melalui pendekatan lokal yang berdampak.

Advertisement

Melalui peran sebagai LO, Polbangtan Bogor tidak hanya mendukung secara teknis dan akademis, tetapi juga mengintegrasikan mahasiswa, dosen, dan lulusan dalam ekosistem pembangunan pertanian daerah. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pola kerja yang kolaboratif dan menghasilkan output nyata di lapangan. (AGM)

Share

Recent Posts

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

6 hours ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

14 hours ago
Advertisement

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

16 hours ago

Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, 14 ASN Diperiksa

KABUPATEN BOGOR - BOGOR - Kabar adanya dugaan praktik jual beli jabatan mencuat di lingkungan…

17 hours ago

Pemkot Bogor Siapkan Rp51 Miliar untuk Lanjutkan Revitalisasi Tahap ke-2 GOR Pajajaran

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan anggaran sekitar Rp51 miliar untuk melanjutkan…

1 day ago

Viral Chat Pelecehan Seksual Mahasiswa FHUI, Rektor UI Buka Suara

JAKARTA - WARTA BOGOR - Viral di media sosial percakapan bernada pelecehan seks di grup…

2 days ago