GAZA – WARTA BOGOR – Kepala Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, Dr. Mohammed Abu Salmiya, mengungkapkan bahwa dalam tiga hari terakhir, sebanyak 21 anak meninggal dunia akibat kekurangan gizi dan kelaparan.
Pernyataan itu disampaikan pada Selasa (22/7/2025), di tengah memburuknya krisis kemanusiaan yang melanda wilayah Palestina akibat blokade dan terbatasnya akses terhadap bantuan pangan serta medis.
“Sebanyak 21 anak meninggal dunia akibat kekurangan gizi dan kelaparan di berbagai wilayah di Jalur Gaza,” ujar Dr Mohammed Abu Salmiya.
Hal ini menjadikan jumlah total kematian terkait kelaparan di Jalur Gaza naik menjadi 101 orang, termasuk 80 anak-anak.
Kematian anak-anak tersebut terkait dengan kondisi malnutrisi parah dan komplikasi karena kelaparan di tengah kekurangan makanan dan pasokan medis yang terus berlanjut.
Angka-angka ini dikhawatiran akan terus berkembang sebab situasi kemanusiaan di Gaza, di mana akses bantuan masih sangat terbatas.
Sejumlah pejabat medis di Gaza memperingatkan akan adanya lonjakan kematian yang mengerikan seiring dengan memburuknya krisis kemanusiaan akibat blokade yang diberlakukan dan eskalasi militer Israel yang terus berlangsung.
Sumber: Liputan6.com
BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie Rachim menemui para sopir angkot yang…
BOGOR - WARTA BOGOR - Jumlah angkutan kota atau angkot berusia di atas 20 tahun…
BANDUNG - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh anak di Jawa Barat…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pagu anggaran…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi…
BOGOR-WARTA BOGOR – Keberhasilan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam mendorong kemandirian…