Categories: Umum

Polisi Teliti Laporan Dugaan Penipuan oleh Anak Penyanyi Lawas

Polisi Teliti Laporan Dugaan Penipuan oleh Anak Penyanyi Lawas

JAKARTA, WARTABOGOR.id- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan bahwa penyidik masih meneliti laporan terhadap anak penyanyi lawas ND, ON, terkait dugaan kasus penipuan.

ON dilaporkan oleh sejumlah orang ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/9/2021), karena diduga telah melakukan penipuan dengan modus penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS).

Advertisement

“Laporan sudah diterima masih diteliti dan dipelajari,” ujar Yusri saat dikonfirmasi, Senin (27/9/2021).

Yusri mengatakan, penyidik juga tengah menyiapkan surat penyelidikan untuk melakukan pemanggilan terhadap pelapor kasus penipuan tersebut.

“Kita akan siapkan surat penyelidikannya untuk mengambil keterangan pelapor dengan membawa bukti-bukti dan saksinya masalah penipuan ini,” kata Yusri.

Advertisement

Setidaknya ada 225 orang yang diduga menjadi korban penipuan bermodus penerimaan PNS yang dilakukan oleh ON.

Kuasa hukum para korban, Odie Hudiyanto sebelumnya mengatakan bahsa dugaan aksi penipuan yang dilakukan ON terjadi sejak 2019 hingga Agustus 2021.

ON meminta uang kepada para korban untuk proses penerimaan menjadi PNS dengan nominal yang berbeda-beda.

Advertisement

“Kemudian praktiknya meminta kepada korban menyerahkan uang dalam bentuk cash dan transfer. Para korban menyerahkan uang mulai yang terkecil Rp 25 juta dan paling besar Rp 165 juta,” kata Odie, Jumat.

Setelah uang diterima, ON kemudian memberikan Surat Keterangan (SK) pengangkatan dengan tertera Nomor Induk Pekerja (NIP) serta tanggal mulai pengangkatan yang dikeluarkan oleh Badan Pegawai Negara (BKN).

“Setelah menunggu lama sejak tahun 2019 sampai dengan 2021. Kami memastikan (ke BKN) bahwa SK yang dibuat sah atau tidak, dan ternyata tidak ada namanya para korban,” ucap Odie.

Advertisement

Adapun modus ON menjanjikan para korban menjadi seorang PNS untuk menggantikan pegawai yang dipecat secara tidak terhormat dan meninggal karena terpapar Covid-19.

“Awalnya mereka menyampaikan bahwa ada peluang jadi PNS lewat jalur prestasi. Mereka menggantikan yang PNS diberhentikan secara tidak hormat dan meninggal karena covid-19,” kata Odie. (Kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 64 Orang

WARTA BOGOR - Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Spanyol bagian tengah pada Rabu pagi.…

5 hours ago

Modus Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP Jadi Premium, 10 Pejabat Disanksi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik pengoplosan…

6 hours ago
Advertisement

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

BOGOR-WARTA BOGOR – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama…

7 hours ago

BKN Buka Program ASN Promote ASN, Bisa Diusulkan Rekan Kerja Berprestasi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan program ASN Promote ASN yang…

1 day ago

Sumpah Pemuda 2026: 5 Aksi Nyata Pemuda Muslim untuk Indonesia

WARTA BOGOR - Setiap 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk mengenang tekad generasi…

1 day ago

Aksi Mahasiswa UI 28 Oktober, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar…

2 days ago