Kabupaten Bogor

Predikat Kota Kotor Masih Melekat, Menteri LH Desak Kabupaten Bogor Benahi Pengelolaan Sampah

BOGOR – WARTA BOGOR – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut bahwa Kabupaten Bogor masih menyandang predikat Kota Kotor dalam penilaian Adipura 2025. Sehingga, peningkatan penanganan sampah menjadi penting di Bumi Tegar Beriman.

“Kabupaten Bogor nilainya masih jelek, bahkan kriterianya masih masuk dalam predikat Kabupaten/Kota Kotor,” ujar Hanif.

Berbeda dengan Kota Bogor, lanjut Menteri LH, masih banyak yang perlu dibenahi terkait persoalan sampah di Kabupaten Bogor.

Advertisement

Sementara Kota Bogor saat ini telah mendekati sertifikat Adipura meski masih terdapat beberapa kekurangan.

“Kota Bogor itu nilainya saat ini mendekati sertifikat Adipura, jadi nanti mudah-mudahan dalam waktu beberapa bulan, Kota Bogor mampu mencapai Adipura, tapi nilainya masih ada jeda cukup panjang,” tuturnya.

Untuk Kabupaten Bogor, Menteri Hanif menyebutkan peningkatan kapasitas penanganan sampah perlu dilakukan oleh semua pihak.

Advertisement

Tidak hanya pemerintah, juga pihak swasta, masyarakat hingga civitas akademika atau perguruan tinggi.

“Untuk Kabupaten Bogor, nilainya masih masuk ke dalam Kota Kotor, masih banyak yang harus kita lakukan, bersama-sama Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kapasitas penanganan sampahnya,” tegasnya.

Termasuk juga memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA Galuga, Cibungbulang.

Advertisement

Menurut Hanif, rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Galuga merupakan langkah nyata dalam memutus rantai persoalan sampah di wilayah Bogor.

“Kita melihat langsung kesiapan lokasi ini agar perencanaannya benar-benar matang. Ini menjadi perhatian kita semua. Kepatuhan dan dukungan penuh pemerintah daerah adalah kunci agar persoalan sampah ini dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” tandasnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: radar bogor

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

18 hours ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

21 hours ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

21 hours ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

22 hours ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

2 days ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

2 days ago