Pertanian

Rangkul Petani Milenial Cianjur, Kementan Kembangkan Wilayah Agribisnis

CIANJUR-WARTA BOGOR- Kegiatan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) merupakan salah satu program Youth Entrepreneurship and Support Services (YESS) yang digagas oleh Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) di Jawa Barat.

Program YESS sendiri merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan IFAD, yang bertujuan untuk menggaet para milenial muda tertarik dan menggeluti bisnis usaha di bidang pertanian.

DMSF sendiri bertujuan untuk sharing informasi dan capaian program dari masing-masing daerah, serta membangun komitmen antar pemangku kepentingan dalam sinergitas implementasi rencana aksi tahun 2023 antara anggaran Program YESS dengan APBD 2023.

Advertisement

Pertemuan yang diadakan pada Kamis (16/3) di Cianjur ini dalam rangka menindaklanjuti model bisnis yang telah disusun berupa pengembangan klaster agribisnis berbasis komoditas unggulan daerah dalam memudahkan pengorganisasian pendampingan dan pengembangan jejaring bisnis.

Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memfasilitasi generasi milenial terjun menjadi petani dan berwirausaha pertanian.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo selalu meyakinkan bahwa pertanian adalah bisnis yang menjanjikan.

Advertisement

Berbagai program pun dilakukan untuk mengubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan, terlebih di tengah pandemi saat ini.
“Generasi Z juga harus bisa mengikuti perkembangan dari zaman, harus berani menjadi petani yang modern atau mendirikan startup pertanian,” tegas Mentan Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa sekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

“Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” papar Dedi.

Advertisement

Asda II Kab Cianjur, Budhi Rahayu Thoyib menyampaikan bahwa pemda Cianjur sangat mendukung program yang terkait dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Tentu sangat saya dukung, seperti program petani milenial dalam program yess, petani milenial jabar, dan ada juga keunggulan di kabupaten Cianjur yaitu memiliki petani milenial manjur dan petani manjur”, ujarnya.

Program-program tersebut tentu diharapkan dapat mendongkrak kemajuan program pembangunan manusia secara umum. “Alhamdulillah saat ini kabupaten Cianjur terdapat progres perubahan IPM, berdasarkan data BPS, IPM kabupaten Cianjur tahun 2022 mencapai 65,94 atau mengalami kenaikan sebesar 0,38 poin jika dibandingkan IPM 2021 sebesar 65,56”, imbuh Budhi.

Advertisement
Peserta Kegiatan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) Cianjur

Keputusan Bupati Cianjur nomor 520 tahun 2021 tentang sentra produksi komoditas unggulan pertanian, dimana didalamnya terdapat komoditas yang perlu dilestarikan yaitu padi pandanwangi, menjadi landasan dalam pemetaan klaster agribisnis di kabupaten Cianjur.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: YESS PPIU Jabar

Advertisement
Share

Recent Posts

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

9 hours ago

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

1 day ago
Advertisement

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

2 days ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 days ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

2 days ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

2 days ago