Kota Bogor

Rawan Disalahgunakan, Disdik Kota Bogor akan Awasi Ketat Penggunaan Dana BOS di Sekolah

BOGOR – WARTA BOGOR – Pencegahan korupsi tengah digencarkan di lingkungan sekolah Kota Bogor. Salah satunya lewat pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan dana BOS yang dinilai rawan disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Langkah ini digawangi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Aturan penggunaan dana BOS tersebut menyasar seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.

“Kepala sekolah memang memiliki kewenangan, tapi anggaran dana BOS yang dikelola harus sesuai juklak juknis,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi.

Advertisement

Menurutnya, pengelolaan dana BOS menjadi titik rawan. Sebab, dana tersebut langsung ditransfer ke sekolah dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.

“Misalnya saat penerimaan murid baru, pengembangan kompetensi guru, honor tenaga pendidik, pengadaan inventaris, atau perawatan sekolah. Tapi semua sudah diatur rinci dalam juklak juknisnya,” kata Herry.

Pihaknya pun rutin menyosialisasikan aturan dan mekanisme pengelolaan dana BOS kepada kepala sekolah baik negeri maupun swasta. Termasuk soal tata cara pertanggungjawaban administrasi.

Advertisement

“Pembelian inventaris harus ada nota resmi, honor tenaga administrasi juga harus disertai kelengkapan seperti ijazah dan identitas,” sambungnya.

Herry menyebut, upaya pencegahan penyalahgunaan dana BOS juga melibatkan Inspektorat Kota Bogor.

Dia menjelaskan, besaran dana BOS saat ini lebih dari Rp50 juta. Hitungan pemberin dana bantuan tersebut disesuaikan dengan jumlah siswa yang ada. Per siswa dihitung Rp1 juta. Ini akan diberikan setahun sekali.

Advertisement

Selain menyasar lembaga, penanaman antikorupsi juga diarahkan ke siswa melalui pendidikan karakter. Disdik menilai, nilai kejujuran harus ditanamkan sejak dini.

“Pendidikan karakter menjadi instrumen utama. Supaya anak-anak tumbuh dengan kesadaran akan kejujuran dan tanggung jawab, bukan sekadar pelajaran di atas kertas,” tutupnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: Radar Bogor

Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

1 day ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

1 day ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

2 days ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

2 days ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

2 days ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

2 days ago