Berita

Tak Terima Bogor Disalahkan Soal Banjir Jakarta, Gubernur Jabar: Orang Jakarta Juga Harus Sadar Diri

BOGOR – WARTA BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membantah soal banjir di Jakarta akibat kiriman dari Bogor. Dedi Mulyadi menilai banjir di Jakarta juga ada ulah orang Jakarta sendiri.

Dedi Mulyadi menjelaskan bangunan yang ada di Puncak Bogor saat ini rata-rata milik orang Jakarta, bukan Jawa Barat.

“Ketika orang Jakarta mengatakan ada kiriman banjir dari Bogor, orang yang membangun villa, menutup daerah aliran sungai, yang menutup hulu-hulu di Jawa Barat kan orang Jakarta juga, bukan orang Jawa Barat sebenarnya,” kata Dedi Mulyadi dikutip dari Youtube TV One, Kamis (7/3/2025).

Advertisement

Sehingga, ia pun meminta kesadaran bukan hanya dari warga Bogor, tapi yang paling utama dari warga Jakarta itu sendiri.

“Untuk itu kesadarannya, yang harus sadar pertama itu orang-orang Jakarta dan orang-orang yang memiliki kontrIbusi yang besar, membangun rumah besar-besar di daerah pegunungan di Jawa Barat, sekarang sadar karena airnya balik lagi ke Jakarta,” jelas Dedi Mulyadi.

Untuk itu, dirinya fokus menangani banjir ini dengan membereskan masalah di hulu, yakni Bogor.

Advertisement

Ia juga meminta dukungan dari semua pihak, tidak hanya saat bencana ini terjadi saja.

“Bangunan yang menutup lapisan tanah di Puncak dibongkar kok hari ini, dan itu perlu dukungan semua, jangan sampai saya serius membongkar, nanti setelah hujannya reda, kemarau, nggak ada lagi orang supporting untuk kita melakukan pembenahan,” kata Dedi Mulyadi.

Selain itu, Dedi Mulyadi menyebutkan, dari segi pembiayaan dibutuhkan koordinasi yang kuat dengan Pemprov DKI Jakarta.

Advertisement

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta harus mulai melakukan investasi yang berkepentingan untuk merawat hutan.

“Misal Pemprov DKI Jakarta harus mulai berinvestasi bagaiaman menjaga hulu, baik danau di Jati Luhur, yang berpuncak di Gunung Wayat dan Gunung Windu, maupun gunung-gunung yang berada di pusaran Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, dan Kota Bogor,” jelas Dedi Mulyadi.

“Sehingga investasinya jangan terus-terusan investasi yang bersifat bangunan, sudah saatnya kita berinvestasi ini merawat hutan,” tambahnya.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: TribunMedan.com

Advertisement
Share

Recent Posts

Cara Cek NIK Terindikasi Judi Online atau Tidak, Simak Panduannya

WARTA BOGOR - Maraknya aktivitas judi online (judol) membuat masyarakat khawatir Nomor Induk Kependudukan (NIK)…

32 minutes ago

Tunggakan BPJS Kesehatan Bisa Dicek dari Rumah, Ini 4 Caranya

WARTA BOGOR - Peserta BPJS Kesehatan perlu memastikan iuran bulanan dibayarkan tepat waktu agar status…

3 hours ago
Advertisement

Ada Pembangunan JPO, Jalan MA Salmun Bogor Ditutup Selama Dua Bulan

BOGOR – WARTA BOGOR - Jalan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, ditutup mulai…

6 hours ago

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Bogor Bagikan Sayur dan Buah Gratis

BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) membagikan sayuran dan buah-buahan…

7 hours ago

IKADI Kota Bogor Gelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib, Diikuti 40 Calon Khotib

BOGOR-WARTA BOGOR — Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Bogor menggelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Bertempat di Gedung Paseban Sri Baduga,…

1 day ago

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Fokusnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026…

2 days ago