Categories: Pertanian

Tingkatkan Kualifikasi Petani Muda, Kementan Lakukan Pendampingan di Sukabumi

SUKABUMI-WARTA BOGOR – Sektor pertanian akan menjadi masa depan dunia, yang sudah seharusnya menjadi peluang bisnis generasi milenial. Kementerian Pertanian konsisten mendukung dan memfasilitasi para agropreneur muda untuk bergerak diberbagai bidang pertanian dari hulu hingga ke hilir.

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) terus berupaya melahirkan agropreneur muda tangguh, kompeten, dan berkualitas melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS).

“Melalui program YESS, peningkatan kapasitas pemuda pedesaan untuk menjadi wirausahawan muda pertanian yang memiliki akses permodalan, akses pemasaran serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan di wilayah perdesaan,” tutur Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi.

Advertisement

Kali ini tim International Fund for Agricultural Development (IFAD) bersama dengan National Programme Management Unit (NPMU) melakukan kunjungan misi dalam rangka lesson learn dan design mission YESS Scaling-up Interventions (YESS SI) di Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (25/1/24).

Dalam kunjungannya, tim IFAD melakukan dialog bersama dengan Fasilitator Muda (Fasmud), Mobilizer, Financial Advisor (FA), Local Champion, Perbankan, dan para Penerima Manfaat (PM) YESS di Kabupaten Sukabumi yang cukup beragam mulai dari suku adat, Ex-migran, magang, dan difabel.

Berlokasi di P4S Kelompok Tani Ternak Puyuh Cilangkap, IFAD mengundang Sub 1 dan Klaster Agribisnis Singkong, Kabupaten Sukabumi, dimana keduanya merupakan binaan Program YESS PPIU di wilayah Jawa Barat.

Advertisement

Sakata Yumi, Programme Officer IFAD ingin mengetahui sejauh mana implementasi program YESS dijalankan dari tingkat kabupaten.

“Saya ingin mendengar secara langsung dari semua stakeholder terkait, mengenai apa saja yang sudah dikerjakan dan tantangan dari implementasi yang sudah dijalankan selama 4 tahun ini”, ungkap Yumi.

Hadir sebagai perwakilan IFAD Targeting, Gender, and Youth Consultant IFAD, Shazreh Hussain. Selain itu hadir tim PPIU Jawa Barat dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Advertisement

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim karena sudah memilih kabupaten sukabumi sebagai lokasi program YESS.

”Program YESS di Sukabumi sudah 4 (empat) tahun berjalan, dan tentunya program ini sangat memberikan banyak manfaat dalam mencetak para wirausaha muda di Kabupaten Sukabumi” kata Sri.

Harapannya program ini tidak selesai di tahun 2025, namun jika memang harus selesai maka Pemerintah Daerah akan berkomitmen untuk berupaya mendukung keberlanjutan program dengan mengadopsi sistem yang sudah berjalan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh daerah.

Advertisement

Pada dialog tersebut menghasilkan rekomendasi untuk peningkatan program YESS ke depan bagian diantaranya identifikasi dan profiling CPM (Calon Penerima Manfaat), pengelompokan CPM berdasarkan komoditas sejenis dan komoditas beragam, CPM dengan komoditas serupa diarahkan ke klaster, dan CPM dengan beragam komoditas difokuskan pada perusahaan pengolahan.

Strategi baru dalam intervensi program YESS di antaranya intervensi terhadap CPM berdasarkan status mereka (latar belakang non-pertanian, baru bergerak di bidang pertanian, latar belakang usaha pertanian yang sudah maju), peningkatan kapasitas CPM difokuskan pada pelatihan lanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas, dan magang diarahkan pada magang bisnis dan kemitraan dengan lokasi magang.

Bagi Fasmud dan Mobilizer, rekomendasi untuk kedepannya adalah Fasmud harus mempunyai kualifikasi sebagai pendamping usaha di bidang pertanian dengan rasio pendampingan yang terjangkau (rasio intervensi 1:40) dan fokus pada pendampingan dalam membangun kolaborasi bisnis. (rindi/wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Pembunuhan Wanita Muda di Tol BORR, Keluarga Bantah Pelaku Adalah Pacar Korban

BOGOR -  WARTA BOGOR - Kasus pembunuhan Anggi Auliya Arsyad (25) yang jasadnya dibuang dari…

2 hours ago

China Kembangkan Baterai Mobil Listrik Isi Penuh Hanya 3 Menit

WARTA BOGOR - China kembali membuat terobosan dalam teknologi kendaraan listrik dengan memperkenalkan prototipe baterai…

3 hours ago
Advertisement

Terinspirasi Kisah Nabi Nuh, David Steward Sukses Bangun Bisnis hingga Jadi triliuner

WARTA BOGOR - Perilaku para nabi kerap dijadikan teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Prinsip hidup…

19 hours ago

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mengenalkan dunia pertanian…

23 hours ago

Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

BOGOR-WARTA BOGOR — Agroeduwisata Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang belajar…

23 hours ago

Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan Millenial Agriculture Forum (MAF) Volume…

23 hours ago