Viral Anak Putus Sekolah di wilayah Bogor Utara Kota Bogor, Begini Faktanya....
BOGOR-WARTA BOGOR-Sempat ramai diberitakan di salah satu media online bahwa ada seorang anak yang benama Muhamad Maulana (16), siswa putus sekolah di Bogor akibat tidak memiliki biaya, namun setelah dilakukan penelusuran ke lokasi ternyata anak tersebut sebenarnya sudah mendapatkan perhatian dari warga sekitar termasuk RT, kader dan juga pemerintah kota Bogor dalam hal ini pihak kelurahan Cimahpa dimana anak tersebut beserta keluargnya tinggal.
Setelah ramai di pemberitaan, lurah cimahpar Arief Hidayat dan pendamping Sosial PKH Sri Rahmawati beserta kader posyandu langsung melakukan asassmen ke lokasi utk menggali informasi lebih lanjut kebenaran informasi yang mengatakan bahwa ramai di media Maulana putus sekolah karena masalah ekonomi.
Namun setelah digali informasi bahwa sebenarnya info tersebut tidak sepenuhnya benar, tapi ada faktor lain yang menyebabkan anak tersebut tidak melanjutkan sekolahnya, yaitu bahwa saat ini Muhamad Maulana sedang dalam masa pengobatan kejiwaan di Rumah Sakit Marzuki Mahdi. Hal tersebut disampaikan oleh ibunya dan dibuktikan juga dengan adanya surat diagnosa.
“Awal mula Maulana putus sekolah adalah akibat kecanduan gadget yang menyebabkan Maulana mengalami masalah dengan kejiwaannya, tepatnya satu tahun yang lalu. Menurut penuturan dari para tetangganya awal mulanya melihat kejanggalan pada kejiwaan Maulana, lalu kemudian tetangganya ini melaporkan perihal tersebut ke kader posyandu setempat, dan langsung mendapatkan penanganan bahkan oleh kader tersebut langsung dibawa ke Rs mardzuki Mahdi dan mendapatkan terapi dan pengobatan rutin”, Ungkap Sri Rahmawati, Pendamping PKH, Kamis (29/08).
Sebenarnya pada bulan april 2024 lalu, maulana sudah mendapatkan perhatian dari kelurahan untuk mengetahui perkembangan kejiwaan Maulana, bahkan dari kelurahanpun sudah menawarkan kepada keluarga Maulana untuk melanjutkan sekolah, Namun dari pihak keluarga menolak dengan alasan kekhawatiran mengenai gangguan kejiwaan yang saat ini dialami oleh MM.
Munculnya berita ini, Maulana mendapatkan perhatian dari berbagai pihak termasuk pemerintah pusat yaitu kementerian sosial melalui Pendamping Sosial PKH, yang langsung melakukan asessmen lebih detail mengenai kondisi MM ini. Dari pihak pendamping langsung melakukan pengecekan data di DTKS supaya kedepannya bisa segera memperoleh bantuan sosial dari pemerintah pusat. Namun Setelah ditelusuri ternyata orang tua maulana tidak memiliki administrasi kependudukan (KK) yang terupdate, dan langsung ditindak lanjut oleh pendamping dan kader untuk di urus data kependudukannya ke kelurahan.
Saat ini kasus tersebut sudah di tangani berkat kolaborasi dari semua pihak, dan saat ini juga MM sudah di daftarkan oleh pihak kelurahan ke sekolah paket yaitu PKBM Al Jauhar yang berada di wilayah Kelurahan Cimahpar Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.
Pewarta : Ginz
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…