Kota Bogor

Wow! Anggaran Disdik Kota Bogor Rp.744 Milyar, Tapi Untuk Warga Miskin Hanya 3% Saja?!

BOGOR-WARTA BOGOR – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, mengungkap fakta yang bikin kaget! Dari total anggaran pendidikan Kota Bogor tahun 2026 yang mencapai Rp 744,4 miliar, hanya sekitar Rp 22 miliar atau 2,9 persen yang benar-benar sampai ke tangan warga miskin sebagai bantuan pendidikan langsung.

“ANGKA INI BUAT KITA TERPERANGAH!”

Informasi ini keluar setelah rapat kerja antara Komisi IV dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor pada Rabu (7/1/2026). Bantuan yang dimaksud adalah hibah pendidikan, beasiswa, dan bantuan tebus ijazah – program yang sangat dibutuhkan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak putus sekolah.

Advertisement

“Total uang rakyat yang dikelola Disdik itu gede banget, Rp 744 miliar! Tapi yang nyata dirasakan masyarakat hanya kurang dari 3 persen – ini bikin kita terperangah,” ujar Dedi dengan nada prihatin, Selasa,13 Januari 2026.

64% DIAMBIL GAJI PEGAWAI, HANYA 25% UNTUK KEGIATAN

Sebagian besar anggaran justru digunakan untuk keperluan internal dinas. Komponen Belanja Pegawai (gaji ASN dan tenaga honorer) menyita Rp 480 miliar atau 64 persen dari total anggaran. Sedangkan untuk pos “Kegiatan Lainnya untuk Pemenuhan Pemerataan Mutu Pendidikan” dialokasikan Rp 189,1 miliar atau 25 persen.

Advertisement

“Di pos kegiatan itu ada banyak peluang buat hemat lho,” jelas Dedi. “Kalau ada acara seremonial atau rapat yang bisa disederhanakan, dana nya bisa kita pindahin buat tambah kuota beasiswa atau bantuan tebus ijazah. Uang rakyat harusnya bermanfaat buat yang paling butuh!”

DISDIK: KITA AKAN PERBAIKI ALOKASI ANGGARAN

Dedi menekankan bahwa tujuan utama adalah agar setiap rupiah anggaran bisa memberikan dampak nyata bagi pendidikan di Kota Bogor. Pihak Disdik juga menyambut baik masukan ini dengan terbuka.

Advertisement

Mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap struktur anggaran tahun 2026, agar lebih banyak warga bisa merasakan manfaat bantuan pendidikan dan lebih banyak anak bisa melanjutkan sekolah tanpa hambatan ekonomi.

Sumber: dedimulyono.id

Advertisement
Share

Recent Posts

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Pencurian Modul BTS Sebabkan Gangguan Sinyal di Jakarta-Jabar, Kerugian Ditaksir Rp60 Miliar

JAKARTA - WARTA BOGOR - Satresmob Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan sindikat pencurian dan penadahan…

1 hour ago

Pemkot Bogor Renovasi GOR Pajajaran, Perkuat Ekosistem Olahraga Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas…

2 hours ago
Advertisement

Pemprov Jabar Kaji Pemberlakuan Kembali SPP untuk SMA dan SMK Negeri

JABAR - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat tengah mengkaji…

17 hours ago

Komdigi Dukung Pembatasan Gadget di Sekolah, Lindungi Ancaman Negatif Digital

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menyambut baik kebijakan…

22 hours ago

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri Bahas Peran KDMP, Ini Hasilnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet…

1 day ago

Menteri Koperasi Jelaskan Skema Penggajian Pegawai Koperasi Merah Putih

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan gaji pegawai Koperasi Desa/Kelurahan…

1 day ago