Agroedusiwata Polbangtan Bogor
BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Agroeduwisata yang bertujuan untuk mengenalkan pertanian sejak dini kepada pelajar usia TK hingga menengah atas.
Pertanian berwawasan agroeduwisata merupakan konsep pertanian yang tidak hanya berfokus pada produksi hasil pertanian, namun juga memperhatikan aspek pendidikan dan pariwisata. Agroeduwisata merupakan integrasi usaha pertanian (agro), ilmu pengetahuan dan keterampilan (edutourism) dan rekreasi lingkungan pertanian (ecotourism). Ketiga komponen tersebut juga dikelola secara terintegrasi.
Seperti disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, agar anak muda tidak ragu menjadi pengusaha yang bergelut di sektor pertanian. Pasalnya, 8 dari 10 pengusaha terkaya bergerak di sektor pertanian.“Tekad kuat dan kerja keras, mengubah nasib mereka, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu,” jelas Mentan Amran.
Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya peran serta generasi muda di sektor pertanian. “Saat ini, petani-petani kita sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah mengapa, sangat penting mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Idha.
Polbangtan Bogor menerima kunjungan 128 pelajar dari SMP Al-Izhar pada Rabu (31/10/2024). Pada kesempatan ini, Tim Agroeduwisata yang melibatkan mahasiswa mengenalkan kepada siswa tentang membuat kokedama; reproduksi vegetatif tanaman dengan menyambung dan okulasi tanaman buah, serta kultur jaringan tanaman; budidaya tanaman dengan sistem hidroponik dan vertikultur tanpa tanah; serta pengolahan hasil melalui produksi es krim buah dan nata de aloevera
Kali ini, kegiatan agroeduwisata melibatkan mahasiswa tingkat 3 prodi AGH, dimana kegiatan ini juga terintegrasi dengan salah satu mata kuliah di prodi tersebut yaitu “Agroeduwisata”.
Siswa SMP Al-Izhar terlihat sangat antusias dan juga sangat bersemangat sepanjang kegiatan. Terutama saat siswa diajari membuat kokedama tanaman hias dimana akan dibawa kerumah masing-masing.
Evan, salah satu pengunjung mengatakan akan merawat tanaman yang dibuatnya ketika sampai dirumah karena ini merupakan tanaman pertama yang dibuatnya apalagi dengan kokedama. (wsd)
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor tengah mempersiapkan regulasi baru yang…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh bantuan sosial (bansos) dan…
JABAR - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan hadiah bagi warga yang…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah…
BOGOR - WARTA BOGOR - DPRD Kota Bogor memberikan sejumlah catatan strategis dalam pembahasan Pertanggungjawaban…
WARTA BOGOR - Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diperingati setiap 23 Juli kembali menjadi…