Berita

Berkah di Tengah Pandemi, Petani Milenial Polbangtan Bogor Jualan Sayur

BEKASI-WARTABOGOR.id – Pandemi Covid-19 memberi dampak pada kegiatan perkuliahan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan PEPI. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Idha Widi Arsanti menginstruksikan semua aktivitas perkuliahan di kampus dilakukan dengan daring (online/e-learning) dan atau bentuk penugasan lainnya kepada mahasiswa. “Segera laporkan ke kami apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan virus Corona, himbau kepada seluruh sivitas akademika untuk membiasakan hidup bersih,” tegasnya.

Instruksi Kapusdiktan ditindaklanjuti oleh Direktur Polbangtan Bogor Siswoyo dengan menerbitkan Surat Edaran No B-689/TU 020/I 7/03/20 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi COVID-19 di Lingkungan Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor.

“Perkuliahan teori dilakukan dengan memaksimalkan e-learning atau penugasan terstruktur, sedangkan praktik tidak dilakukansemenjak semester genap berjalan,” tuturnya. 

Advertisement

Merespon surat edaran tersebut, Rudini, mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan Jurusan Peternakan terpaksa menghentikan aktivitas di kampus. Ia pun harus meninggalkan asrama dan memilih pulang ke kampungnya di Desa Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Meski di rumah, Rudini tetap produktif dengan menjual sayuran di pasar tradisional dekat rumahnya. “Selain membantu orang tua jualan di pasar, saya mencoba belajar menerapkan ilmu yang telah saya pelajari di bangku perkuliahan tentang Pemasaran Produk Pertanian dan Peternakan,” ujar Rudi.

“Belajar dimanapun dan kapanpun bukan menjadi persoalan, karena mulai sejak dini harus mengenal teknik pemasaran guna mencapai target penjualan dan melatih hardskill juga,“ imbuhnya.

Advertisement

Meskipun berjualan sayuran  hanya skala kecil, namun menurutnya  cukup untuk proses belajar dan mengisi waktu luang agar lebih produktif. Ia mulai berjualan usai sahur sampai pukul 08.00 WIB selama pandemi ini.

Rudini adalah sosok petani milenial yang patut ditiru karena tetap berjualan di tengah pandemi Covid–19 dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Upaya yang dilakukannya  untuk menjamin kebutuhan sayuran masyarakat sekitar. “Saya berharap semoga pandemi ini cepat selesai dan perekonimian Indonesia membaik seperti semula,” pungkasnya.

Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo selalu menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi penopang perekonomian bangsa Indonesia, ditengah keresahan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi wabah virus Covid-19. 

Advertisement

Pernyataan Mentan senada dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi. Dirinya menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

“Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Alpukat Kendil, Si Bentuk Bulat yang Legendaris dan Digemari Masyarakat

BOGOR-WARTA BOGOR — Di antara sekian banyak varietas alpukat yang tumbuh subur di Indonesia, Alpukat…

11 hours ago

Bangsamoro Siap Mengukir Sejarah dalam Pemilihan Parlemen Pertama

COTABATO CITY-WARTA BOGOR — Setelah puluhan tahun upaya perdamaian dan perjuangan pemerintahan mandiri yang lebih…

18 hours ago
Advertisement

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

3 days ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

3 days ago

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

3 days ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

3 days ago