Business

Buka Wawasan Ekspor untuk Milenial, Polbangtan Bogor Gelar Seminar Umum

BOGOR-WARTABOGOR.id–Indonesia saat ini sedang menghadapi wabah Covid-19 yang mengakibatkan terhambatnya sebagian sektor. Namun tidak dengan sektor pertanian yang merupakan salah satu sektor strategis yang terus digenjot produksinya. Pertanian dituntut untuk terus memproduksi demi menjaga ketersediaan pangan dalam negeri.  Untuk lebih membuka wawasan generasi milenial mengenai pertanian, khususnya ekspor, Polbangtan Bogor sebagai salah satu UPT dibawah BPPSDMP Kementan menggelar Seminar Umum.

Mentan SYL mengatakan, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

“Tanggung jawab penyediaan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian,” tegas Mentan SYL.

Advertisement

Arahan Mentan Syahrul tersebut dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi dengan mengajak semua pihak untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan tagar #pertaniantidakberhenti.

“Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa. Meskipun saat ini negara kita diserang wabah Covid-19 tetapi petani tetap semangat tanam, semangat olah dan semangat panen. Ini membuktikan Pertanian tidak berhenti,” ujar Dedi.

Polbangtan Bogor menggelar beberapa rangkaian acara antara lain peringatan Dies Natalis yang ke-3 berupa web seminar, kuliah umum nasional yang menghadirkan Kepala Badan Karantina Pertanian. Kegiatan ini juga menjadi gebrakan sektor pertanian utamanya disektor pendidikan pertanian.

Advertisement

Kuliah online yang dilaksanakan Senin (12/7/2021), membahas tentang Perlindungan Sumber Daya Hayati dan Akselerasi Ekspor Pertanian (Gratieks). Tidak tanggung-tanggung, seminar yang hanya berlangsung selama 120 menit ini dihadiri oleh 245 peserta via zoom dan 111 peserta mengikuti melalui streaming youtube.

Kepala Badan Karantina, Bambang, mengatakan bahwa terselenggaranya perkarantinaan yang profesional, tangguh, dan terpercaya akan mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern.

“Diantaranya dengan melakukan strategi seperti Penyusunan RPP dan Peraturan Perundangan turunan dari UU 21/2019, Penguatan dan pengembangan tehnik dan metode dalam pelaksanaan teknis Perkarantinaan, salah satunya dengan Biosensor, juga bekerjasama dan Koordinasi dengan Instansi terkait yang memiliki kewenangan yang beririsan dengan Pelaksanaan Perkarantinaan, termasuk didalamnya Pengawasan Agensia Hayati, serta penguatan sistem informasi dan data sistem pengawasan”, ujarnya.

Advertisement

Pada kesempatan yang sama Direktur Polbangtan Bogor, Detia Tri Yunandar, mengatakan, ajang ini dapat menjadi pembuka silaturahmi serta awal yang baik bagi kedua pihak untuk memulai kerjasama membuka jurusan baru di Polbangtan Bogor, yaitu Jurusan Karantina Pertanian.

“Di masa sekarang adalah masa yang sulit. Dimana kita tetap harus mencapai target ekspor dengan segala keterbatasan. Semoga kuliah hari ini dapat memberi wawasan kepada mahasiswa kami. Memberikan gambaran terkait program utama kementerian pertanian yaitu GRATIEKS”, ungkapnya.

Detia juga menambahkan, bahwa dalam waktu dekat akan bekerjasama dengan Balai Karantina Pertanian untuk membuka jurusan baru di Polbangtan Bogor.

Advertisement

“Kami harap dapat menjalin kerjasama terkait penyelenggaraan pendidikan dengan rencana kami membuka program studi D-III Karantina Hewan dan Karantina Tanaman. Semoga nanti program ini dapat kita tindak lanjuti bersama,” ujarnya.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: Polbangtan Bogor
Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

23 hours ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

1 day ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

1 day ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

2 days ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

2 days ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

2 days ago